Detik-Detik Dua Pemuda Berkaus Hitam di Tuban Dikeroyok dalam Perjalanan Pulang

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Tuban - Dua pemuda mengenakan kaus hitam babak belur akibat dikeroyok enam orang ketika hendak pulang ke rumah di kawasan Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa yang meninggal dunia tetapi mereka berdua harus dilarikan ke rumah sakit dengan luka serius pada bagian wajah dan kepalanya.

Dua pemuda tersebut adalah Syaiful Anwar (21), salah satu warga Desa Klotok, Kecamatan Plumpang. Kemudian, Muhammad Nur Hasyim (26) warga Desa Kedungsoko, Kecamatan Plumpang, Tuban.

“Pengeroyokan itu mengakibatkan luka-luka di bagian wajah dan kepala,” ungkap AKP Wahyu Dwi Waluyo, Kapolsek Plumpang, Polres Tuban, Sabtu (21/8/2021).

Kejadian itu bermula ketika dua korban hendak pulang dengan menggunakan sepeda motor, Jumat, (20/8/2021), sekitar pukul 18.00 WIB. Namun, ditengah jalan mereka dihadang oleh sekelompok pemuda berjumlah enam orang.

Tak banyak bicara, enam orang tersebut langsung mengeroyok kedua korban. Meskipun sempat melawan, namun korban kalah jumlah dan hanya bisa pasrah menjadi bulan-bulanan para pelaku.

Tak lama berselang, insiden tersebut diketahui sejumlah warga setempat dan para pelaku akhirnya tancap gas melarikan diri menggunakan sepeda motor. Namun begitu, kondisi kedua korban sudah tersungkur ke tanah tak berdaya dan mereka dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Ditangani Polres Tuban

Korban ketika dibawa ke rumah sakit guna perawatan medis akibat dikeroyok. (Liputan6.com/Ahmad Adirin)
Korban ketika dibawa ke rumah sakit guna perawatan medis akibat dikeroyok. (Liputan6.com/Ahmad Adirin)

Pihak kepolisian belum menyebutkan identitas 6 orang yang terlibat pengeroyokan. Sebab, kasus tersebut tengah ditangani Satreskrim Polres Tuban guna proses penyelidikan lebih lanjut.

“Silahkan langsung ke Sat Reskrim, perkara yang menangani Sat Reskrim,” ungkap Kapolsek Plumpang.

Satreskrim Polres Tuban juga belum bisa dihubungi terkait motif kejadian dan persoalan pengeroyokan tersebut. Termasuk, ketika Kapolres Tuban AKBP Darman, dikonfirmasi terkait kasus tersebut juga diarahkannya ke anggotanya karena dia masih dalam kondisi sakit.

“Ke Kasat Reskrim ya, saya masih sakit,” ungkap Kapolres Tuban AKBP Darman kepada wartawan ini.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban AKP M Adhi Makayasa, ketika dihubungi lewat aplikasi WhatsApp juga belum direspons. Hingga berita ini selesai ditulis identitas pelaku masih berada di meja kepolisian.

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel