Detik-Detik Jatuhnya Yeti Airlines di Nepal Terekam dalam Video Live Facebook

Merdeka.com - Merdeka.com - Beberapa saat sebelum pesawat Yeti Airlines jatuh di Nepal kemarin, empat penumpang dari India merekam momen saat mereka hendak mendarat lewat tayangan live Facebook.

Mereka sedang menuju Pokhara untuk berwisata, mengunjungi kuil dan mencoba olahraga paragliding di pegunungan Annapurna yang terkenal di Nepal.

"Seru sekali," kata salah seorang dari dari mereka saat kamera memperlihatkan bangunan-bangunan kota sudah tampak jelas di bawah pesawat yang hendak mendarat. Temannya terdengar bercanda dan tertawa-tawa ketika kamera mengarah ke Sonu Jaiswal, 29 tahun, ayah tiga anak, yang punya usaha di India.

Semua tampak tenang di dalam pesawat tanpa terdengar ada pengumuman keadaan darurat dari pilot atau awak kabin. Tapi tiba-tiba pesawat tampaknya miring dan terdengar suara gemuruh kemudian suara dentuman tabrakan disertai teriakan penumpang. Kamera masih merekam kejadian itu dan memperlihatkan tampilan api berkobar. Sekilas puing pesawat masih tampak dalam rekaman sebelum layar berubah hitam. Tak ada suara apa pun terdengar.

Video mengenaskan itu memperlihatkan 68 penumpang dan empat awak kabin tidak tahu kondisi pesawat dalam bahaya sebelum mereka jatuh beberapa saat ketika hendak mendarat.

Vishal Koswal, 21 tahun, teman dekat dari empat pria yang ada di video itu membenarkan keaslian video tersebut.

Dia menyebut empat pria itu semua berasal dari Distrik Ghazipur di Negara Bagian Uttar Pradesh, India. Mereka adalah Jaiswal (29), Anil Rajbhar (28), Vishal Sharma (23) dan Abishek Singh Kushwaha (23) yang pergi ke Nepal pada 12 Januari. Polisi setempat juga membenarkan identitas mereka.

Koswal mengatakan dia tadinya akan ikut pergi dengan teman-temannya itu tapi dia harus tetap di rumah karena ada kerabatnya yang meninggal. Selama temannya pergi dia sudah beberapa kali menjalin hubungan video, termasuk beberapa jam sebelum pesawat itu jatuh.

"Sonu memperlihatkan keadaan sekitar pegunungan dalam sambungan video dan dia terlihat sangat senang," kata Koswal, seperti dilansir lama the Guardian, Senin (16/1). "Dia mengatakan pada saya lewat telepon, setelah mendarat di Pokhara mereka akan mengunjungi

beberapa kuil di sana lalu malamnya akan kembali pulang naik kereta."

Dia menyebut semua empat temannya itu seperti

"saudara" dan orang-orang di lingkungannya sangat bersedih.

"Ini seperti mimpi buruk, saya masih tidak percaya sudah kehilangan mereka semua." "Saya tidak bisa melihat video itu lagi, sangat menyedihkan dan menyakitkan. Musibah besar sedang menimpa kami."

Empat warga India itu termasuk dari 15 warga asing yang juga tewas dalam kejadian itu.

Di antara penumpang lain adalah 57 warga Nepal, dua Korea Selatan, empat Rusia, dan masing-masing satu dari Argentina, Irlandia, Australia dan Prancis.

Pesawat berpenumpang 68 orang dan empat awak kabin yang berangkat dari Kathmandu itu jatuh beberapa saat ketika hendak mendarat di Pokhara.

Pihak berwenang mengatakan tidak ada yang selamat dari kecelakaan penerbangan terburuk di Nepal sejak 1992 ini.

Berikut detik-detik saat pesawat itu jatuh yang terekam dalam live Facebook:

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

[pan]