Detik-Detik Jemaah Masjid di Tanjung Balai Meninggal Dunia Dalam Keadaan Sujud Saat Salat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Tanjung Balai Kamera CCTV (Closed Circuit Television) di Masjid Besar Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut) merekam detik-detik seorang jemaah pria meninggal dunia ketika sedang salat. Jemaah tersebut meninggal dunia dalam keadaan sujud.

Video rekaman CCTV kemudian beredar di media sosial hingga menjadi viral. Informasi diperoleh Liputan6.com, jemaah yang meninggal dunia itu bernama Kalpen Mangunsong. Di dalam video, awalnya Kalpen tampak sehat saat memasuki masjid.

Kalpen juga tampak mengenakan pakaian berwarna putih, sarung, dan peci. Bahkan, Kalpen sempat meminta anak-anak yang berada di dalam masjid untuk tertib, dan Kalpen melaksanakan salat. Pada rakaat pertama, dia tampak tenang menjalankan ibadah.

Kemudian pada berdiri saat rakaat kedua, pria yang diketahui berumur 62 tahun itu tampak merasakan sakit. Bahkan saat itu juga masih tampak berusaha bersujud, dan saat itu dia meninggal dunia. Jemaah lain juga sempat memberikan pertolongan.

Wakil Sekretaris Badan Kenaziran Masjid (BKM) Besar Sei Tualang Raso, Subuh Muhammad, membenarkan seorang jemaah bernama Kalpen Mangunsong meninggal dunia saat salat, dan terekam kamera CCTV masjid. Peristiwa terjadi pada Kamis, 26 Agustus 2021, menjelang Salat Magrib.

"Sebelum meninggal dunia, dia (Kalpen) datang ke masjid hendak Salat Magrib. Dia datang ke masjid berjalan kaki, karena jarak dari rumahnya sekitar 100 meter," kata Subuh, Jumat, 27 Agutsu 2021, kemarin.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Awalnya Tampak Sehat

Wakil Sekretaris Badan Kenaziran Masjid (BKM) Besar Sei Tualang Raso, Subuh Muhammad, membenarkan seorang jemaah bernama Kalpen Mangunsong meninggal dunia saat salat
Wakil Sekretaris Badan Kenaziran Masjid (BKM) Besar Sei Tualang Raso, Subuh Muhammad, membenarkan seorang jemaah bernama Kalpen Mangunsong meninggal dunia saat salat

Subuh menuturkan, saat salat kondisi Kalpen secara kasat mata tampak sehat dan tidak ada hal yang mencurigakan. Kalpen meninggal dunia saat melaksanakan Salat Tahhiyatul Masjid atau salat sunah 2 rakaat.

"Saat rakaat pertama, masih aman. Rakaat kedua mulai (lemah), dan saat berdiri tak bisa menopang tubuhnya, kemudian bersujud. Di saat itulah Kalpen meninggal dunia," tuturnya.

Diakui Subuh, semasa hidupnya Kalpen dikenal sebagai orang yang aktif menunaikan salat berjamaah di masjid. Kalpen juga dikenal bijak dalam bermasyarakat, dan dipercaya sebagai Dewan Penasehat BKM.

"Orangnya juga rutin bersedekah di masjid, baik. Dia itu pengusaha pisang, ramah," Subuh menandaskan.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel