Detik-detik Mobil Disambar Petir Tiga Kali

·Bacaan 1 menit

VIVA – Selain banjir, hal lain yang ditakutkan orang ketika hujan turun dengan deras adalah hadirnya petir. Terkena sambaran tegangan tinggi itu membuat khawatir, karena bisa menimbulkan korban jiwa.

Petir bisa menyambar siapa saja dan di mana saja, tidak peduli apakah sedang berteduh di bawah pohon atau bersantai di halaman rumah.

Banyak yang berpikir, bahwa tempat paling aman untuk berlindung dari serangan petir adalah rumah atau gedung. Namun, hal itu tidak sepenuhnya benar. Mobil juga bisa jadi pelindung yang aman, bahkan lebih baik ketimbang berada di luar.

Seperti yang dialami oleh satu keluarga di Amerika Serikat. Dilansir VIVA Otomotif dari laman Carscoops, Rabu 7 Juli 2021, sebuah video memperlihatkan detik-detik petir menyambar kendaraan jenis sport utility vehicle atau SUV, yang sedang melintas di jalan raya.

Dalam tayangan, terlihat mobil Jeep Cherokee tersebut awalnya berkurang lajunya karena hendak berbelok ke arah kiri. Namun sebelum sempat melakukan itu, tiba-tiba petir menyambar sebanyak tiga kali.

Kondisi saat itu memang sedang hujan deras, dan ada beberapa mobil lain yang juga sedang melintas di jalanan tersebut.

Usai disambar kilat berkecepatan 400 ribu kilometer per jam sebanyak tiga kali, mobil tersebut langsung mengalami kerusakan pada komponen elektroniknya.

Seluruh lampu padam, dan bahkan ban terlihat kempis karena karet terbakar akibat disengat tegangan 300 juta Volt. Namun, satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan dua anak berusia kurang dari dua tahun yang ada di dalam mobil, berada dalam kondisi baik-baik saja.

Hal itu dikarenakan bodi mobil yang terbuat dari besi berfungsi layaknya sangkar Faraday, di mana listrik akan mengalir pada bagian terluar dari besi tersebut. Jadi, penumpang tetap aman di dalam kabin mobil, asalkan tidak menyentuh bagian yang mengandung besi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel