Detik-detik Pasukan Elit TNI Angkatan Udara Tembak Mati Anggota OPM

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kelompok Kriminal Bersenjata Papua yang tergabung dalam Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali berulah. Hari ini, sejumlah gerombolan bersenjata telah melakukan penyerangan terhadap Pos Pantau Bandara Armaga Aminggaru, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua.

Berdasarkan informasi yang dihimpun VIVA Militer, pada pukul 09.20 WIT dua orang pemberontak OPM itu melakukan pengintaian dan penyerangan ke arah Pos Pengamatan Paskhas di Bandara Armaga Aminggaru..

Pada pukul 09.30 WIT, kontak tembak antara pasukan elit Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara dengan para pemberontak OPM itu pun tak terelakkan. Kontak tembak antara Satgas Paskhas yang bertugas melaksanakan pengamanan salah satu objek vital negara dengan gerombolan OPM itu pun berlangsung sekitar dua jam.

"Pada pukul 11.50 WIT diketahui terdapat korban di pihak KKB dan telah dievakuasi menuju ke Puskesmas Ilaga,"

Setelah kontak tembak terjadi, anggota OPM lainnya diketahui lari ke wilayah hutan di atas bukit. Dan saat ini aparat gabungan TNI dan Polri tengah melakukan penyisiran di sekitar Bandara Armaga Aminggaru.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang membenarkan insiden kontak tembak yang terjadi di Papua tersebut.

"Iya benar kontak tembak antara pasukan Paskhas TNI AU dengan kelompok bersenjata Papua hari ini benar terjadi," kata Marsma TNI Indan Gilang saat dikonfirmasi VIVA Militer, Jum'at, 19 Februari 2021.

Hanya saja, Kadispenau masih belum dapat menjelaskan secara detail peristiwa aksi heroik para prajurit Pasukan Elit TNI Angkatan Udara yang berhasil menembak salah satu anggota OPM itu.

Untuk diketahui, satu orang anggota OPM yang tewas di tangan pasukan elit TNI Angkatan Udara itu teridentifikasi bernama Tera Wamang. Dia tewas setelah tertembus peluru aparat TNI di bagian perut tembus belakang. Tera Wamang diduga merupakan anggota OPM Kabupaten Puncak yang bergerak di bawah komando Lerry Mayu Telenggen.

Baca juga: 2 Minggu Jadi Kepala Basarnas, Alfiandi Naik Pangkat Jadi Bintang Tiga