Detik-detik Penusukan Anggota Timses Calon Wali Kota Makassar

Bayu Nugraha, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sebanyak empat pelaku penusukan seorang tim sukses salah satu pasangan calon wali kota Makassar di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat, memperagakan detik-detik penikaman yang mereka lakukan. Sedikitnya 25 adegan yang dipraktikkan dalam reka ulang adegan alias rekonstruksi.

"Kami melaksanakan rekonstruksi kasus penusukan di Jakarta Pusat," kata penyidik yang tidak disebut namanya di Markas Polda Metro Jaya, Jumat, 13 November 2020.

Mereka memerankan adegannya masing-masing. Dimulai dari salah satu tersangka yang memperlihatkan video yang jadi akar permasalahan ke tersangka lainnya. Dari sana, MNM yang merupakan otak di balik rencana ini, mengajak teman-temannya di Jakarta untuk membantunya menikam korban. MNM adalah salah satu simpatisan pasangan cawalkot Makassar lain yang berdomisili di Makassar.

Setelah dapat permintaan dari MNM, para tersangka mulai membagi perannya. Mulai dari mengamati hingga menjadi joki untuk membawa eksekutor penusukan. Kemudian, tersangka AM mulai beraksi dengan cara lebih dulu mendekati korban dari arah belakang sambil memegang pisau yang dipakai menikam korban. Penusukan hanya satu kali lalu melarikan diri.

"Tersangka AM lebih dulu memastikan ke tersangka R agar tetap berada di posisinya. Adegan selanjutnya, tersangka AM berjalan pelan-pelan ke arah korban dan menusuk korban dengan sajam. Kemudian tersangka AM berlari ke arah tersangka R dan kemudian melarikan diri meninggalkan korban," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang tim sukses salah satu pasangan calon wali kota Makassar menjadi korban penusukan di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat. Korban ditusuk saat hendak mengikuti acara debat calon wali kota dan wakil wali kota di salah satu stasiun TV swasta di Jakarta. Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Ajun Komisaris Polisi Haris mengemukakan, korban berinisial MM dan berusia 48 tahun.

"Iya benar, korban ditusuk oleh orang yang sedang mengendarai motor. Setelah ditusuk, mereka (pelaku) langsung melarikan diri. Kejadiannya di Palmerah," kata Haris, Sabtu malam, 7 November 2020.

Sejauh ini total ada sebanyak lima dari tujuh orang dicokok terkait penusukan terhadap seorang tim sukses salah satu pasangan calon wali kota Makassar di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat. Mereka adalah F, MNM, S, AP dan S alias AR.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, mengatakan penangkapan ini berdasar pemeriksaan saksi dan kamera Closed Circuit Television (CCTV) di lokasi kejadian. Kata dia, dari lima orang tersangka yang dicokok, salah satu diantaranya meninggal dunia. Dia adalah S alias AR karena sesak napas akibat penyakit bawaan. (ase)

Baca juga: Berani Merokok di Kawasan Malioboro, Siap-siap Didenda Rp7,5 Juta