Detik-Detik Perampokan Toko Emas di ITC BSD Terekam CCTV, Pelaku Bukan Satu Orang

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan perampokan di toko emas Sinar Mas, kawasan pusat belanja ITC BSD, Serpong, Tangerang Selatan. Polisi telah mengidentifikasi pelaku diduga berjumlah dua orang.

Kepala Seksie Humas Polres Tangsel Ipda Galih menegaskan bahwa proses penyelidikan kasus perampokan bersenjata api itu masih didalami. Pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang.

"Diduga pelaku lebih dari satu," kata Galih, dikonfirmasi Kamis (22/9).

Dia menuturkan, dari hasil rekaman CCTV toko dan area luar sekitar Mal tersebut, memperlihatkan keterlibatan pelaku lain yang merupakan joki pengendara sepeda motor. Joki motor ini membantu pelaku utama melakukan perampokan toko emas.

"Pelaku kabur dengan motor dan ada pelaku lain yang sudah menunggu," ujar dia.

Menurut dia, dari hasil rekaman CCTV di jalan dekat mal terlihat bahwa pelaku perampokan tidak hanya sang eksekutor. Melainkan ada pelaku lain membantu pelaku eksekutor kabur dari lokasi perkara.

"Kalau di tempat aksi kerekam satu orang pelaku, kalau di CCTV pinggir jalan pas kabur jadi dua. Makanya kita upaya pengejaran. Intinya perkembangannya masih proses lidik," tandasnya.

Identitas Pelaku Dikantongi Polisi

Polisi mengklaim telah mengantongi identitas perampok yang menggasak emas di sebuah toko emas di ITC BSD Serpong, Tangerang Selatan pada Jumat 16 September 2022.

Satreskrim Polres Tangerang Selatan dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya saat ini masih memburu pelaku.

"Iya kita sudah mendapatkan (identitas) melalui CCTV dan sebagainya. Penyidik belum bisa sampaikan di awal," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan saat konferensi pers, Rabu (21/9/2022).

Zulpan menerangkan, tim telah turun untuk mendeteksi keberadaan pelaku. Zulpan berharap kinerja mereka segera membuahkan hasil.

"Mohon doanya rekan-rekan dalam waktu tidak lama lagi pelaku bisa ditangkap dan ungkap kasus ini," ujar dia.

Kronologi Perampokan

Zulpan menjelaskan, perampokan bermula saat seorang lelaki berpenampilan serba hitam berjalan melalui pintu lobi Utara.1 Gedung ITC menuju ke toko emas sekitar pukul 11.47 WIB.

"Seorang laki-laki (pelaku) menggunakan masker warna hitam, topi warna hitam, celana panjang, baju warna hitam, dan sarung tangan warna hitam ke Toko Emas Sinar Mas," ujar dia, Jumat kemarin.

Zulpan mengatakan, pelaku melepaskan tembakan satu kali ke arah dalam toko. Sejumlah emas di dalam etalase dikuras habis.

"Pelaku memecahkan etalase kaca yang berisikan perhiasan berupa emas dengan senjata api sejumlah saksi. Setelah itu pelaku langsung mengambil emas yang berada di dalam etalase dengan menggunakan tangan kiri (sambil pelaku menodongkan senpi kepada orang yang ada di sekitar lokasi kejadian," ujar dia.

Zulpan mengatakan, pelaku kabur membawa emas curian melalui pintu lobby 1 Utara. Saat itu, seorang saksi sempat berusaha mengejar. Namun, tak berhasil ditangkap.

"Pelaku tidak dapat terkejar," ujar dia.

Berdasarkan perhitungan, kerugian yang ditanggung oleh pemilik toko mencapai Rp 375 juta. "Kerugian ditaksir Rp 357 juta atau sekitar 600 gram," ujar dia.

Sementara itu, penyidik juga masih menunggu hasil pemeriksaan selongsong dan proyektil. Barang bukti ditemukan saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). [gil]