Detik-detik Pria Hendak Bunuh Diri di Polres Jakarta Selatan

Dusep Malik, Vicky Fajri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah menjelaskan kejadian seorang pria yang hendak melakukan percobaan bunuh diri di halaman Apel Mapolres Metro Jakarta Selatan terjadi pada pukul 09.30 WIB Sabtu, 20 Maret 2021.

Seorang pria yang melakukan percobaan bunuh diri itu bernama MI (17 tahun), warga Kebayoran Baru, Jakarta selatan. Pelaku masuk ke halaman Mapolres sekitar pukul 09.25 WIB, kemudian pelaku menuju depan halaman lobby Mapolres dan tiba-tiba mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan berteriak.

"Aku mau bunuh diri aja, sambil memegang pisau dengan kedua tangannya,“ ujar Azis sambil menirukan suara pelaku kepada wartawan, Sabtu 20 Maret 2021

Azis menyebut aksi percobaan bunuh diri itu berhasil digagalkan oleh salah satu anggotanya yang saat itu sedang melakukan apel dengan cara spontan menendang pelaku.

“pelaku pun terjatuh dan pisau yang dipegang pelaku mengenai jari tengah dan jari manis sebelah kanan dan mengakibatkan luka,” ungkap Azis.

Selanjutnya pelaku diamankan dan dibawa Ruang Urkes Polres Metro Jakarta Selatan dan kemudian dibawa ke Puskesmas Kecamatan, Kebayoran Baru.

Alhasil polisi pun mengamankan sebuah pisau dapur dengan gagang warna hitam, baju kaos warna hitam dan celana bahan warna cream.

Untuk diketahui, bahwa pada Jumat 19 Maret 2021 pelaku dibawa oleh orang tua korban untuk berobat di Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru dan diberi obat penenang.

Sebelumnya diberitakan, Seorang pria yang belum diketahui identitasnya mencoba menghabisi dirinya sendiri dengan cara menusukkan sebelah pisau ketubuhnya di Halaman Polres Metro Jakarta Selatan.

Beruntungnya aksi itu dapat digagalkan oleh salah satu anggota kepolisian Metro Jakarta Selatan yang saat itu sedang melaksanakan apel di halaman Mapolres Metro Jakarta Selatan, pada Sabtu 20 Maret 2021.

Kapolres Metro Jakarta Selatan membenarkan peristiwa tersebut, Azis menuturkan, pria tersebut mengalami depresi dan sudah menjalani perawatan rutin. “Menurut ibunya anak ini sudah depresi cukup lama,” tambah Azis.