Deutsche Bank Luncurkan Fasilitas Penyimpanan Emas

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

Jakarta (ANTARA) - Deutsche Bank meluncurkan lokasi fasilitas penyimpanan emas terbesar di Singapura pada Freeport Singapura.

Siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin menyebutkan Deutsche Bank sebagai anggota Kliring Global London Bullion Market Association (LBMA) dan pemimpin pasar dalam layanan global logam mulia, mengumumkan peresmian jasa kustodian dan penyimpanan emas di Freeport Singapura.

Fasilitas ini memiliki kapasitas untuk menyimpan hingga 200 ton emas batangan di sebuah fasilitas yang canggih untuk melayani nasabah Deutsche Bank.

Fasilitas ini akan melengkapi layanan yang sudah tersedia seperti layanan perlindungan kekayaan, pembiayaan, perdagangan dan distribusi fisik untuk memberikan layanan yang lengkap dalam logam mulia.

Perkembangan saat ini di Singapura menunjukkan bahwa Deutsche kembali menjadi pemimpin pasar dalam perdagangan komoditas, pelayanan dan penataan di Asia.

"Fasilitas baru memungkinkan kami untuk memberikan yang terbaik di kelas penyimpanan logam mulia dan menegaskan strategi kami untuk menawarkan klien solusi yang mereka butuhkan untuk melindungi kekayaan mereka."


Dengan dukungan fasilitas transportasi yang baik di Singapura ditambah dengan tujuan Badan usaha Internasional yang akan menjadikan Singapura sebagai pusat global untuk emas, pembentukan fasilitas Deutsche merupakan suatu keharusan, kata Global Head of Metals and Dry Bulk Trading Deutsche Bank, Ronan Donohoe.

Sementara Kepala Perencanaan Keuangan pada Deutsche Asset & Wealth Management, APAC, Mark Smallwood mengatakan melalui sistem baru ini, para mitra Deutsche Bank memiliki kemampuan untuk mencapai tiga tujuan penting dalam pengamanan asetnya.

Ke tiga tujuan itu yakni yurisdiksi yang aman dan stabil untuk menjaga aset, kemampuan untuk menyimpan kepemilikan emas mereka dalam bentuk fisik dan menggunakan kepemilikan emas fisik mereka sebagai jaminan terhadap pinjaman.

"Kami melihat bahwa klien kami yang berpenghasilan tinggi memiliki minat yang besar pada kelas aset ini karena kualitasnya yang terkenal," kata Smallwood.(fr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...