Dewa Kipas Menyerah, Ini Pengakuannya Soal Kehebatan GM Irene

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Dadang Subur, pemilik akun Dewa_Kipas, menyerah di babak ketiga melawan Grand Master Irene Kharisma Iskandar. Seharusnya, pertandingan yang berlangsung pada Senin 22 Maret 2022 dihelat selama empat babak.

Dewa Kipas lagi-lagi melakukan blunder seperti di babak pertama. Hal itu membuat Irene dapat bermain di atas angin.

Alhasil, Dewa Kipas yang tahu dirinya sudah tak mungkin menang memutuskan untuk menyerah.

Usai pertandingan, Dewa Kipas mengakui level GM Irene yang jauh berada di atasnya.

"Enggak dilanjut, kan sudah kalah 3-0. Bagus Mba Irene itu pertahanannya sangat kokoh. Sehingga saya tidak ada peluang sama sekali," kata Dewa Subur di akun Youtube Deddy Corbuzier.

"Dan saya karena main 10 menit itu tidak biasa, sehingga saya pertama ada blunder, yang kedua blunder juga. Jadi Mba Irene itu sangat menguasai," sambungnya.

Dewa Kipas juga mengakui saat pertama kali melihat biodata Irene, dirinya sangat takjub dengan sejumlah gelar yang pernah diraih Irene.

"Aduh semuanya komplet sekali gelarnya. Barusan itu saya benar-benar tidak ada peluang. Jadi, ya saya mengaku menyerah. Semoga Mba Irene lebih sukses," jelasnya.

Di sisi lain, Irene yang menjadi pemenang berhak menerima hadiah sebesar Rp200 juta. Sedangkan, Dewa Kipas tetap membawa pulang Rp100 juta.

Duel Dewa Kipas vs Irene ini sekaligus menjadi jawaban dari kehebohan yang terjadi selama satu bulan terakhir.

Sebelumnya, Dewa Kipas diperbincangkan oleh banyak orang di dunia maya karena aksinya dalam ajang catur online chess.com.

Dewa Kipas viral setelah akunnya di-banned Chess.com karena diduga melakukan kecurangan saat mengalahkan GothamChess yang dimiliki IM Levy Rozman asal Amerika Serikat.