Dewan Diminta Buat Aturan Soal Rumah Kos

TEMPO.CO , Bulukumba - Dewan Perwakilan Rakyat Bulukumba diminta membuat Peraturan Daerah tentang rumah kos. Permintaan itu disampaikan Pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Bulukumba.

"Kami meminta kepada pemerintah daerah dan DPRD untuk membuat peraturan terkait banyaknya tempat kos," kata Muhammad Arsyad, Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dalam acara debat pendidikan Sentra Komunikasi Mitra Polri Bulukumba, Kamis 22 November 2012.

Menurut Arsyad, sejumlah pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah telah menyelidiki beberapa rumah kos di Bulukumba yang dijadikan mesum mahasiswa dan pelajar. Dia menambahkan, rumah kos semakin banyak seiring berdirinya sejumlah perguruan tinggi di Bulukumba.

A. Mauragawali AS, Ketua Fraksi Bulukumba Bersatu DPRD Bulukumba pada acara tersebut mengatakan masukan dari pengurus IMM akan dipertimbangkan. "Kami mengapresiasi inspirasi ini," katanya.

Mauragawali menambahkan, di Bulukumba, bukan hanya rumah kos yang patut mendapat perhatian. Menurut investigasi polisi, daerah ini juga semakin diperhatikan lantaran maraknya terorisme.

"Banyak warga Bulukumba yang menyelesaikan pendidikannya di daerah yang banyak diindikasi pelaku teroris," ujarnya. "Mereka juga perlu mendapat perhatian."

JASMAN TALLU

Berita terpopuler lainnya:

Marzuki Alie: Mahasiswa di Jerman Seperti Maling

Ridwan Saidi Salut Jokowi Peduli Kampung Betawi

Aktivis Ajak Warga Stop Nonton Metro TV Sehari

Deddy Mizwar Kaget Ada Dana Century di Rekeningnya 

17 Kicauan Wapres Boediono Soal Century

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.