Dewan Keamanan PBB Kecam Pembunuhan Jurnalis Aljazeera Shireen Abu Aqla

Merdeka.com - Merdeka.com - Dewan Keamanan Nasional PBB kemarin mengecam keras pembunuhan jurnalis Palestina-Amerika Shireen Abu Aqla yang bekerja di Aljazeera dan wartawan lainnya yang terluka di Jenin, di wilayah pendudukan Tepi Barat.

Lewat keterangan pers, anggota dewan menyampaikan simpati dan belasungkawa mendalam bagi keluarga korban.

Dilansir dari laman Antara mengutip Anadolu, Sabtu (14/5), Dewan mendesak agar segera dilakukan penyelidikan yang komprehensif, transparan, adil dan tidak memihak dalam pembunuhan tersebut sekaligus menekankan perlunya memastikan pertanggungjawaban.

DK-PBB kembali menegaskan bahwa jurnalis harus dilindungi sebagai warga sipil, menggarisbawahi bahwa pihaknya terus memantau situasi secara saksama.

Abu Aqla ditembak mati pada Rabu (11/5) selagi meliput operasi pasukan keamanan Israel di Jenin. Seorang rekannya sesama jurnalis juga terluka dalam insiden serupa. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel