Dewan Penasihat Demokrat: Gerindra Berimajinasi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Gerindra menegaskan akan menyalip perolehan suara Demokrat pada Pemilu 2014. Hal itu disebabkan pidato Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang hanya menargetkan 15 persen di 2014.

Namun, Dewan penasihat Fraksi Demokrat DPR RI Yahya Sacawirya melihat Gerindra hanya berimajinasi dapat menyalip perolehan suara partai berlambang bintang Mercy itu.

"Ya kita sebut itu bisa berimajinasi. Saya ini mantan ketua Bapilu Demokrat jadi mengerti bagaimana motivasi dan semangat juang anak-anak Demokrat. Dan Demokrat masih kuat," kata Yahya, Rabu (19/12/2012).

Yahya mengakui saat ini elektabilitas Demokrat sedang turun. Namun, ia yakin akan kembali naik. "Di 2013 kita akan kerja terus," katanya.

Yahya mengatakan dalam memperjuangkan partai tidak hanya dilihat diatas permukaan tapi lihat di bawah permukaan, yaitu di daerah-daerah pemilihan.

"Kemelut memang adanya diatas, berpengaruh ada, tapi dibawah itu tidak ada kemelut apa-apa terkait masalah korupsi," katanya.

Untuk itu ia yakin Demokrat masih mendapatkan suara yang banyak di daerah. Anggota Komisi I DPR mencontohkan survey di daerah pemilihan dirinya di Jawa Barat yakni Garut dan Tasikmalaya. Yahya mengaku mendapatkan 18 persen sedangkan Gerindra hanya 2,5 persen.

"Jadi kalau pendapatnya Pak Martin (Gerindra) ya sah-sah saja biar nanti kita buktikan. Karena calon anggota DPR dan anggota DPR tentunya bergerak di tataran lapangan sampai ke tingkat desa-desa," katanya.

Sebelumnya, Partai Gerindra siap menantang Demokrat pada Pemilu 2014. Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Martin Hutabarat mengatakan rasa pesimis Partai Demokrat untuk bisa menjadi partai terbesar dalam Pemilu 2014 membuka peluang bagi partainya.

"Pidato SBY baru-baru ini yang menargetkan Partai Demokrat hanya menjadi 3 besar membuka peluang bagi Partai Gerindra untuk menggantikan posisi Demokrat pada Pemilu 2014 yang akan datang," kata Martin, Selasa (18/12/2012).

Bagi Gerindra, kata Martin, turunnya elektabilitas Demokrat akan menjadi peluang yang bagus untuk mendorong elektabilitas partai agar bisa sejajar dgn elektabilitas Prabowo.

"Figur Prabowo yang sangat populer di mata masyarakat sekarang akan mendukung peningkatan popularitas Gerindra bersaing secara sehat dgn Demokrat," kata Martin.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.