Dewan Pers: Peraturan Media Dibuat Bersama

Merdeka.com - Merdeka.com - Dewan Pers menggelar uji publik Draft Peraturan Dewan Pers tentang Pendataan secara daring dan luring di kantor Dewan Pers, Jakarta, Senin (7/11). Plt Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya mengatakan, peraturan dibentuk bersama-sama konstituen dewan pers.

"Dewan Pers tidak pernah membuat peraturan (secara individu), aturan yang ada di Dewan Pers dibahas dibuat dan disepakati. Sehingga selanjutnya menjadi product peraturan ini jadi penanda peraturan dibuat Dewan Pers bersama," ujarnya.

Pendataan perusahaan pers berangkat dari perkembangan media yang cukup pesat beberapa tahun belakangan. Serta kondisi dua tahun belakangan bagi industri pers.

"Salah satu yang memprihatinkan dampaknya bagi teman-teman media. Tetapi sekali lagi, terkait dengan pendataan, ini menjadi penting untuk terus dimajukan," ujar Agung.

Dewan Pers memandang, persoalan yang menerpa media dua tahun terakhir, mendorong untuk evaluasi proses pendataan pers.

"Persoalan barang kali muncul di mana situasi yang terjadi dua tahun terakhir. Ini menjadi catatan buat kami, apakah proses pendataan yang dilakukan sudah berjalan dengan benar dan baik. Artinya kita tetap sesuai dgn menkanisme yang ada," kata Agung.

Uji publik digelar untuk menampung catatan dan masukan. Serta koreksi terhadap draf yang telah disusun bersama antara Dewan Pers dan konstituennya.

"Hari ini sekali lagi harapannya ke depan, apa yang sudah dilakukan Dewan Pers bersama dengan teman-teman konstituen sudah menghasilkan juga draf yang tentunya mau tidak mau mesti dikunci apakah yang sudah dibuat publik bisa memberikan catatan, masukan dan koreksi apa yang dilakukan?" ujar Agung. [noe]