Dewas ingatkan ANTARA Sumbar beradaptasi hadapi tantangan era digital

Dewan Pengawas Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA mengingatkan karyawan ANTARA Biro Sumatera Barat agar cepat beradaptasi menghadapi tantangan era digital saat ini.

Ketua Dewan Pengawas ANTARA Prof. Widodo Muktiyo saat kunjungan ke Kantor ANTARA Biro Sumbar pada Rabu mengatakan era saat ini menjadi ujian bagi pers karena semua orang dapat memberikan informasi kepada publik melalui platform media sosial.

ANTARA sebagai Kantor Berita Nasional harus beradaptasi baik dalam bidang pemberitaan serta menjaga maruah dalam memberitakan informasi yang mendidik, mencerahkan, memberdayakan dan mendidik serta menguatkan nasionalisme bangsa.

“Kita ANTARA bersama TVRI dan RRI bekerja sama untuk menguatkan nasionalisme dan sebagai garda terdepan memberikan informasi untuk masyarakat,” kata dia.

Baca juga: Dewas LKBN ANTARA tinjau persiapan Sirkuit Mandalika sambut WSBK 2021

Sementara Anggota Dewan Pengawas ANTARA Mayong Suryo Laksono mengatakan sebagai Badan Usaha Milik Negara, ANTARA menjalankan peran sebagai pembawa idealisme pers dan juga dituntut mampu mengelola keuangan perusahaan serta menghasilkan laba.

“Ini dua hal yang berbeda dan memang harus dijalankan secara bersama namun tetap dengan konsep 3 E dan satu N mulai dari Educative, Encourage, Empowering dan Nasionalism,” kata dia.

Ia juga mengingatkan jurnalis agar mampu beradaptasi dan mampu membuat lompatan yang revolusioner.

Baca juga: Widiarsi Agustina, jurnalis investigasi sosok Dewas ANTARA baru

“Kita tak hanya butuh jurnalis yang mampu mengolah berita, foto dan lainnya menjadi berita namun mampu mengoptimalkan potensi diri untuk menambah keterampilan sesuai dengan kebutuhan zaman saat ini,” kata dia.

Menurut dia, kedatangan mereka saat ini untuk menyerap informasi serta masukan dari daerah untuk memperbaiki tata kelola perusahaan ke depan.

“Kami berharap dapat informasi yang sebanyak-banyaknya dari seluruh daerah di Indonesia. Kami rutin turun ke daerah untuk mencari informasi dari daerah,” kata dia.

Baca juga: Widodo Muktiyo, Ketua Dewas LKBN Antara di era revolusi industri 4.0

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel