Di Balik Diamnya, Ayah Selalu Mengusahakan yang Terbaik untuk Keluarga

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Membahas kisah dan cerita tentang ayah memang tak ada habisnya. Begitu banyak momen tak terlupakan yang kita miliki bersama ayah tercinta. Mulai dari momen paling bahagia hingga momen paling sedih. Setiap hal yang berkaitan dengan ayah selalu berkesan seperti tulisan kiriman Sahabat Fimela yang disertakan dalam Lomba Share Your Stories November 2021 Surat untuk Ayah berikut ini.

TERKAIT: Ayah, Sosok Paling Sabar yang Jadi Sumber Kekuatanku untuk Selalu Tegar

TERKAIT: Di Balik Sosok Ayah yang Tampak Kuat, Ada Rasa Lelah yang Disimpan Sendiri

TERKAIT: Bagi Anak Perempuan, Ayah adalah Sosok Pahlawan Hebat Pertama di Hidupnya

***

Oleh: VN7

Ayah, ada banyak hal yang ingin aku sampaikan padamu. Semoga dengan surat ini dapat mewakilinya. Ayah, engkau adalah sosok yang kami kagumi. Di balik diammu engkau selalu mengusahakan yang terbaik untuk keluarga.

Setiap ada kesulitan engkau berusaha untuk menyelesaikannya tanpa membebani siapa pun. Dari sikapmu engkau menunjukkan kepada kami untuk ikhlas, sabar, tidak banyak mengeluh, menjadi mandiri dan kuat.

Tapi sifat ayah yang keras kepala dan sedikit menuntut terhadap anak-anaknya yang membuat kami sedikit kewalahan. Contohnya ketika kondisi ayah yang terlihat sangat kesakitan waktu sakit beberapa bulan yang lalu. Kami membujuk ayah periksa ke dokter untuk berobat, dan ayah menolaknya dengan keras.

Kami tahu ayah mengkhawatirkan biaya pengobatannya dan tidak mau merepotkan kami. Tapi, tidakkah ayah tahu hati anak mana yang tega melihat orang yang disayangi kesakitan? Apakah ayah lupa jika memiliki asuransi kesehatan serta kami juga sudah menyiapkan dana untuk pengobatan ayah? Alhamdulillah pada akhirnya ayah mau berobat ke dokter dan mendapat penanganan yang tepat.

Terima Kasih, Ayah

ilustrasi./(sumber: freepik)
ilustrasi./(sumber: freepik)

Dan pada saat masa sekolah, kami mendapatkan nilai yang menurut kami sangat bagus, tapi menurut ayah malah sebaliknya, dan meminta kami untuk meningkatkan belajar kami agar mendapatkan nilai yang lebih bagus lagi. Tidakkah ayah tahu dengan sikap ayah yang seperti itu membuat kami berpikir bahwa usaha kami sia-sia?

Kami tahu ayah mengkhawatirkan masa depan kami kelak dan menginginkan kami menjadi sukses dimasa depan. Tapi, tidakkah ayah tahu kami sudah berusaha semampu kami? Semoga ke depannya ayah bisa lebih menghargai usaha kami dan menerima apa pun hasilnya nanti.

Selebihnya ayah adalah sosok yang mengagumkan. Ayah selalu menasihati kami agar tetap rukun sesama saudara dan membantu satu sama lain, belajar untuk bersabar dan ikhlas, serta sebisa mungkin harus menjadi tangan yang di atas bukan tangan yang di bawah, selalu menyerahkan semuanya kepada Allah SWT dan jangan lupa untuk bersedekah.

Terima kasih ayah sudah ada di hidup kami. Terima kasih selalu mengkhawatirkan kami. Terima kasih sudah berusaha yang terbaik untuk kebahagiaan dan masa depan kami. Terima kasih selalu ada untuk kami. Terima kasih dalam diammu engkau mengajarkan banyak hal kepada kami. Semoga kami tetap bisa melaksanakan nasihat yang engkau beri.

Semoga ayah selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Kami bangga memiliki dirimu di hidup kami.

Kami menyayangimu, Ayah.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel