Di Balik Gaya Mewah Miranda

TEMPO.CO, Jakarta - Penampilan Miranda Goeltom, wanita sosialita yang baru ditetapkan sebagai tersangka cek suap pelawat, selalu menarik perhatian. Pakaian, tas, sampai warna rambutnya. Siapakah yang berada di balik penampilan mewah Miranda?

Menurut Ade Syarfuan, teman sekaligus Dewan Pembina Rumah Pesona Kain, Miranda memiliki personal stylist sendiri, salah satunya adalah anak perempuannya. »Dari dulu dia punya ciri khas, dia punya gaya sendiri, dia juga dibantu dengan pengarah gaya pribadi,” ujarnya kepada Tempo, Kamis 26 Januari 2012.

Mengenai perancang busana favorit Miranda, Ade mengatakan, hampir semua perancang busana ternama Indonesia rancangannya digemari oleh Miranda. Sedangkan untuk tas favorit Miranda, menurut Ade, mantan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia ini menggemari semua tas mahal berkelas dunia. »Semua yang mahal dan berkelas dia punya lah,” katanya.

Begitu pula dengan rambut Miranda yang dikenal suka bergonta-ganti warna. »Bu Miranda memang selalu berusaha memadu padankan warnanya,” kata Ade.

Terakhir kali Miranda menghadiri acara pagelaran busana, menurut keterangan Ade adalah pada Oktober 2011 dalam acara »Gelar Batik Nusantara” yang diadakan oleh Yayasan Batik Nusantara. "Hanya sebatas undangan,” katanya.

SATWIKA MOVEMENTI

 

Berita Terkait:

Siapa Miranda Goeltom

KPK Bidik Cukong Miranda Swaray Goeltom  

Kisah Nunun-Miranda dan "Geng Sunda"

Miranda dan Kisah Sosialita Bersama Nunun

'Fashion Show' dan Sosialita, Cara Miranda Bertemu Nunun

Miranda Jadi Tersangka Kasus Suap Cek Pelawat

Kisah Nunun-Miranda dan "Geng Sunda"

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.