Di Balik Kehancuran Timnas Indonesia Ada Harapan untuk Piala Asia U-23

·Bacaan 3 menit

VIVATimnas Indonesia hancur lebur di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, Juni lalu. Dari delapan pertandingan, cuma sekali seri yang menjadi capaian terbaik skuad Garuda.

Sisanya, dihancurkan Malaysia, Vietnam, Uni Emirat Arab dan Thailand. Timnas Indonesia menyudahi kualifikasi di posisi paling buncit dengan mengumpulkan 1 poin, kebobolan 27 kali dan cuma mencetak lima gol.

Pada tiga pertandingan terakhir, Timnas Indonesia dipimpin pelatih Shin Tae-yong. Sempat memberikan harapan setelah menahan imbang Thailand 1-1.

Sayangnya, pada dua pertandingan setelah itu, Indonesia dibantai. Kalah 0-4 dari Vietnam dan diterlanjangi Uni Emirat Arab 0-5.

Meski demikian, ada secercah harapan di balik kehancuran Timnas Indonesia. Harapan itu datang untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 yang bakal digelar 27 hingga 31 Oktober mendatang di Indonesia.

Untuk ajang itu, Shin Tae-yong sudah punya bekal. Dalam rombongan skuad senior di kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Indonesia tampil dengan mayoritas pemain muda.

Setidaknya ada 15 pemain yang sudah dibawa oleh Shin Tae Yong, mereka di bawah usia 23 tahun atau lahir setelah 1 Januari 1999 yang merupakan batasan untuk tampil di Piala Asia U-23 2022.

Kebanyakan pemain muda yang dipromosikan ke tim senior merupakan pilihan Shin Tae-yong. Mereka berasal dari jebolan U-19 yang batal tampil di Piala Dunia U-20 2021.

Para pemain muda tersebut juga sempat menjalani serangkaian pemusatan latihan di Eropa, baik di Kroasia dan juga Spanyol. Kemudian menghadapi klub-klub Liga 1.

Selain itu, para pemain muda yang dibawa ke Timnas Indonesia senior bukan cuma menjadi penghangat bangku cadangan. Bahkan beberapa di antaranya menjadi pemain andalan.

Mereka seperti Asnawi Mangkualam, Egy Maulana, Pratama Arhan, Rizky Ridho, Witan Sulaeman, Adi Satryo hingga Braif Fatari. Mereka sudah mencatatkan caps internasional dan pemain kepercayaan Shin Tae-yong.

Jelas ini menjadi harapan untuk Timnas Indonesia U-23. Pasalnya, para pemain muda Indonesia sudah mendapat pengalaman bermain di level tertinggi internasional, menghadapi lawan-lawan yang lebih senior.

Di Kualifikasi Piala Asia U-23, Indonesia didaulat sebagai tuan rumah Grup G. Indonesia bakal bersaing dengan Australia, China dan Brunei Darussalam.

Shin Tae-yong mendapatkan tugas berat pada ajang ini. PSSI menargetkan Timnas U-23 lolos ke putaran final di Uzbekistan pada 23 hingga 31 Oktober 2022.

"Kami menargetkan Indonesia dapat lolos ke putaran final Piala AFC U-23 2022. Apalagi di babak Kualifikasi Piala AFC U-23 2022 kami menjadi tuan rumah Grup G," kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

"Untuk itu, PSSI ingin pelatih Shin Tae-yong dapat mempersiapkan tim dengan maksimal untuk mengikuti event tersebut. PSSI akan mendukungnya," sambung Yunus.

Shin Tae-yong kini hanya tinggal melengkapi pemain-pemain yang berusia U-23. Andai Liga 1 2021-2022 bergulir sesuai rencana, pada Agustus mendatang, tugasnya mencari pemain akan lebih mudah.

Pemain U-23 yang masuk Skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022:

Braif Fatari (19 tahun)
Pratama Arhan (19 tahun)
Rizky Ridho (19 tahun)
Witan Sulaeman (19 tahun)
Genta Alparedo (19 tahun)
Saddam Gaffar (19 tahun)
Adi Satryo (20 tahun)
Egy Maulana (21 tahun)
Muhammad Riyandi (21 tahun)
Asnawi Mangkualam (21 tahun)
Rachmat Irianto (21 tahun)
Rifad Marasabessy (22 tahun)
Firza Andika (22 tahun)
Syahrian Abimanyu (22 tahun)
Aqil Savik (22 tahun)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel