Di Bekasi 185 Nakes Terpapar COVID-19, Dua Orang Meninggal

·Bacaan 1 menit

VIVA – Ratusan orang tenaga kesehatan (nakes) di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terkomfirmasi positif COVID-19 pasca lebaran. Data yang diperoleh, hingga kini mencapai 185 orang. Bahkan dua diantara pekerja medis sudah meninggal dunia.

"Sudah 185 yang positif COVID-19 usai lebaran," kata juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Jumat 25 Juni 2021.

Alamsyah menambahkan, para tenaga kesehatan ini terpapar karena tertular oleh pasien COVID-19 yang mereka rawat. Mereka bertugas di sejumlah rumah sakit negeri maupun swasta, di Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Pria yang Bawa Pisau Saat Vonis Rizieq Ternyata Bukan Pendukungnya

"Jadi dua orang yang meninggal itu, satu bekerja di rumah sakit swasta, dan satu lagi dari puskemas, mereka terpapar virus COVID-19 usai lebaran," kata Alamsyah.

Angka 185 tenaga medis yang terpapar itu usai lebaran. Mereka menjalani perawatan ada yang di rumah sakit maupun di rumah masing-masing.

Seperti yang diketahui, berdasarkan situs resmi Kabupaten Bekasi, pikokabsi.bekasikab mencatat sudah 31.038 orang yang positif COVID-19 dengan kasus harian 272 kasus. Untuk yang sembuh hari ini bertambah menjadoi 248 kasus, dengan demikian totalnya menjadi 28.568 kasus.

Kemudian yang meninggal tidak ada penambahan, totalnya 307 kasus. Lalu yang dirawat di rumah sakit 458 orang, berkurang 12 orang. Serta yang menjalani isolasi mandiri bertambah 36 orang totalnya 1.705 kasus.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel