Di Hadapan Jokowi, Ibu asal Sumbar Berniat Bersaing dengan Gibran

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan sejumlah pelaku UMKM di Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (13/7). Jokowi memberikan langsung nomor induk berusaha bagi para pelaku UMK.

Jokowi memberikan kesempatan memanggil ke atas panggung para pelaku UMKM. Mereka yang dipanggil ibu-ibu.

Salah seorang ibu bernama Isnawati merupakan pelaku usaha keripik sanjay. Makanan asli khas Sumatera Barat.

"Omzetnya berapa per bulan?" kata Jokowi bertanya.

"Rp5 juta per bulan pak, karena ini masih baru," jawab Isnawati.

Dalam perbincangannya, Jokowi mendukung usaha Isnawati. Apalagi, sudah didaftarkan di Hak Kekayaan Intelektual di Kemenkum HAM. Jokowi tak ingin budaya dan produk asli Indonesia diklaim negara lain.

"Jangan sampai khas masing-masing daerah dicomot negara lain. Segera itu dipatenkan dihakikan," jelas Jokowi.

Isnawati melanjutkan, saat ini dirinya juga ingin menjual kopi. Lucunya, dia menyinggun putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang juga seorang pengusaha.

"Siapa tahu bisa nyaingi mas Gibran," kata Isnawati. Mendengar itu, Jokowi hanya tertawa.

"Apa itu? Biji kopi, atau membuka outletnya, warungnya?" tanya Jokowi.

Isnawati mengaku belum memiliki warung kopi. Namun berencana untuk membuka outlet di Sarinah, Thamrin, Jakarta.

Jokowi pun menyarankan agar Isnawati meminta bantuan kepada Menteri BUMN, Erick Thohir.

"Kalau mau ke Sarinah, itu bisik-bisiknya ke Pak Erick Thohir, pemiliknya Pak Erick Thohir, silakan," jelas Jokowi. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel