Di Klub Lama Oke, Gabung MU Malah Memble : Ada Penggawa Persebaya Juga Lho

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) punya magnet luar biasa bagi pemain mana pun. Bermain di Old Trafford dengan dukungan fans fanatik adalah mimpi semua pemain di seluruh dunia.

Belum lagi dilatih juru taktik karismatik bernama Sir Alex Ferguson. Artinya, mengenakan kostum Setan Merah merupakan suatu kehormatan sekaligus kebanggaan.

 

Tak Sedikit

Tapi tunggu dulu! Dalam sejarahnya yang panjang, tak sedikit pemain yang justru memble ketika bergabung dengan MU. Ini membuat reputasi Ferguson sebagai pelatih berintuisi tinggi sempat diragukan.

Nggak percaya? Nih, di bawah ini contoh nyata kesalahan Ferguson dalam merekrut pemain. Mau tahu aja atau mau tahu banget?

 

Liam Miller

Mantan pemain Manchester United (MU, Liam Miller tutup usia karena penyakit kanker (Foto: Celticnewsroom)
Mantan pemain Manchester United (MU, Liam Miller tutup usia karena penyakit kanker (Foto: Celticnewsroom)

Dua tahun yang berlalu begitu saja bagi Miller. Eks gelandang Celtic yang datang ke Old Trafford pada 2004 itu hanya memahat sembilan penampilan di liga sebelum akhirnya dipinjamkan ke Leeds United hingga 2006.

Ferguson ngiler kala melihat Miller tampil tokcer bersama Celtic di Liga Champions. Namun bareng MU tak mendatangkan berkah bagi Miller. Pada 2018 lalu, Miller meninggal dunia lantaran kanker pankreas.

 

David Bellion

Oke di Sunderland, memble di MU. Itulah yang dialami Bellion. Harapannya untuk bisa terbang lebih tinggi bersama Setan Merah bertepuk sebelah tangan.

Datang pada 2003, bomber ber-KTP Prancis ini tak mampu memanjakan mata Ferguson via penampilan ciamik. Ujung-ujungnya, Bellion harus angkat koper dari Old Trafford guna meneruskan petualangan ke West Ham United dan Nice sebagai pemain pinjaman. Pada 2006, Bellion meninggalkan MU.

 

Dong Fangzhou

Dong Fangzhuo. Striker Cina yang kini berusia 37 tahun dan telah pensiun pada Januari 2016 bersama HB Zhongji ini pernah menjadi bagian dari Manchester United saat didatangkan dari Dalian Shide pada pertengahan musim 2003/2004 dengan nilai transfer 725 ribu euro. (AFP/Alexander Joe)
Dong Fangzhuo. Striker Cina yang kini berusia 37 tahun dan telah pensiun pada Januari 2016 bersama HB Zhongji ini pernah menjadi bagian dari Manchester United saat didatangkan dari Dalian Shide pada pertengahan musim 2003/2004 dengan nilai transfer 725 ribu euro. (AFP/Alexander Joe)

Entah apa alasan Ferguson sampai nekat memboyong pemain yang masih berusia 18 tahun ini dari Dalian Shide. Tapi siapa yang berani membantah bos Ferguson?

Fangzhou lantas dibawa ke Old Trafford pada 2004. Namun, Ferguson bingung sendiri. Apalagi Fangzhou kurang greget di lini depan MU.

Praktis, Fangzhou tak bisa merasakan bermain konsisten bersama tim utama. Tak punya kejesalan, Ferguson meminjamkan Fangzhou ke Royal Antwerp hingga 2006.

 

Eric Djemba Djemba

Mantan punggawa Manchester United, Eric Djemba-Djemba merupakan salah satu andalan Sir Alex Ferguson pada 2003-2005. Setelah pindah ke Aston Villa prestasinya menurun dan dinyatakan bangkrut. Sekarang menjadi pemain Persebaya Surabaya. (AFP/PHIL COLE )
Mantan punggawa Manchester United, Eric Djemba-Djemba merupakan salah satu andalan Sir Alex Ferguson pada 2003-2005. Setelah pindah ke Aston Villa prestasinya menurun dan dinyatakan bangkrut. Sekarang menjadi pemain Persebaya Surabaya. (AFP/PHIL COLE )

Pada 2003, Roy Keane di ambang senja. Gelandang petarung itu memasuki usia 32 tahun. Ferguson butuh sosok pengganti.

Di tahun yang sama, datanglah Djemba Djemba dari Nantes. Tapi yang terjadi sungguh di luar dugaan. Djemba Djemba tak bisa disandingkan dengan Keane alias beda kelas.

Djemba Djemba, yang sempat berkarier di Persebaya Surabaya, hanya bermain dalam 20 laga di liga. Si malang itu akhirnya dilepas ke Aston Villa dua tahun berselang.

 

Massimo Taibi

Massimo Taibi. Pemain yang berposisi sebagai kiper ini didatangkan dari Venezia pada September 1999 setelah Manchester United melepas Peter Schmeichel ke Sporting. Tampil apik di dua laga awal, namun membuat blunder di dua laga berikutnya. Januari 2000 ia dilepas ke Reggina. (AFP/Adrian Dennis)
Massimo Taibi. Pemain yang berposisi sebagai kiper ini didatangkan dari Venezia pada September 1999 setelah Manchester United melepas Peter Schmeichel ke Sporting. Tampil apik di dua laga awal, namun membuat blunder di dua laga berikutnya. Januari 2000 ia dilepas ke Reggina. (AFP/Adrian Dennis)

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Pepatah ini sangat pas dialamatkan kepada Ferguson. Taibi datang ke MU pada 2000 atau setahun setelah kepergian kiper kenamaan Peter Schmeichel.

MU tak terlalu berharap Taibi bisa mengimbangi kegemilangan Schmeichel di bawah mistar. Namun, paling tidak, eks Venezia itu bisa tampil maksimal dalam setiap laga.

Tapi Taibi menyia-nyiakannya. Kekalahan 0-5 dari Chelsea adalah contoh nyata keteledorannya. Pada 2001, dia kembali ke Italia, buntut dari kejengkelan opa Ferguson.

 

William Prunier

Dia adalah transfer terburuk dalam sejarah MU yang menempatkan Ferguson sebagai tersangka utama. Prunier direkrut dari Bordeaux pada 1995 dengan status bebas transfer.

Liga Inggris terlalu keras bagi bek kelahiran 14 August 1967. Cedera demi cedera membuat Prunier melewatkan banyak laga.

Selama di Old Trafford, dia hanya bermain sebanyak dua kali. Pada 1996, MU tak lagi berminat dan membuka pintu lebar-lebar bagi Prunier.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel