Di Kompleks Menteri, Jokowi-Ahok Menang

TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan calon Gubernur DKI Jakarta Jokowi-Ahok menang di tempat pemungutan suara (TPS) kompleks rumah menteri Widya Chandra, Senayan, Jakarta Selatan. Di satu-satunya TPS yang berada di komplekd menteri itu, pasangan Jokowi-Ahok memperoleh 52 suara, sementara pasanganan Foke-Nara memperoleh 38 suara.

"Ada empat menteri yang mencoblos di sini," kata Ketua Panitia Pemungutan Suara TPS 001, Eka Ribuantini, Senin, 20 September 2012.

Empat menteri yang mencoblos di TPS 001 adalah Menteri Pertahanan Poernomo Yusgiantoro, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, dan Menteri Sosial Salim Assegaf.

Eka menjelaskan, menteri yang namanya tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) TPS 001 sebenarnya hanya Gamawan Fauzi. "Sisanya mungkin terdaftar di rumahnya sendiri-sendiri," kata dia.

Dari 248 orang yang terdata dalam daftar pemilih di TPS Widya Chandra itu hanya 91 orang yang menggunakan hak suara. Panitia mencatat ada satu kertas suara yang tidak sah.

Mengenai rendahnya partisipasi warga, Eka menduga banyak kertas suara yang tak digunakan karena sebagian warga yang terdaftar adalah reserse kepolisian. Kompleks perumahan menteri letaknya memang bersebelahan dengan Polda Metro Jaya. Sekitar 20 persen dari warga yang tercantum dalam DPT, kata Eka, adalah reserse kepolisian. "Kalau reserse begitu kan mungkin ada sistem KTP sendiri," ujarnya.

ANANDA BADUDU

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.