Di Liga Super Eropa, Waktu Pertandingan Bakal Dipangkas

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Real Madrid, Florentino Perez menegaskan bahwa regulasi pertandingan sepakbola harus berubah dan beradaptasi. Karena itu dia mengklaim bahwa pertandingan di Liga Super Eropa bisa lebih singkat, tidak lagi 90 menit.

Pembentukan Liga Super Eropa yang sangat kontroversial telah disambut dengan reaksi yang hampir beragam, karena meningkatnya tekanan terhadap klub-klub yang terlibat dalam pendirian kompetisi tersebut.

Perez, yang menjadi Presiden Liga Super Eropa, dengan gigih membela klub-klub yang terlibat dalam kompetisi tersebut. Dia pun mengungkapkan alasannya kenapa harus ada kompetisi baru dan regulasi baru.

Perez mengklaim bahwa 40 persen anak muda berusia antara 16 hingga 24 tahun saat ini tidak tertarik pada sepakbola. Dia juga berpendapat bahwa pertandingan 90 menit terlalu lama dan mereka harus berubah jika ingin sepakbola tetap hidup.

"Sepak bola harus berubah dan beradaptasi. Kami harus menganalisis mengapa anak muda, 16 hingga 24 tahun, 40 persen dari mereka tidak tertarik pada sepakbola,' kata Perez seperti dilansir SportBible, Rabu 21 April 2021.

"Kenapa? Karena ada banyak pertandingan dengan kualitas rendah, di sisi lain, mereka memiliki pilihan platform hiburan lain. Itu kenyataannya. Mereka bilang permainannya terlalu lama," lanjutnya.

"Kami harus mengubah sesuatu jika kami ingin sepakbola tetap hidup." Perez menambahkan: "Terkadang kami memang tidak memahami anak atau cucu kami."

Perez membela klaimnya dengan mengatakan bahwa orang-orang muda mungkin tidak menonton pertandingan secara keseluruhan karena itu tidak cukup menarik. Perez menjelaskan: "Mereka adalah generasi yang berbeda, dunia berubah."

"Jika anak muda tidak menonton keseluruhan pertandingan, itu karena itu tidak cukup menarik, atau kita harus mempersingkat permainan. Ada pertandingan yang bahkan saya tidak bisa menonton sampai habis, jujur ??saja."