Di Liverpool, MU berusaha bangkit lagi

LONDON (AP) - Bagi Manchester United, perjalanan ke Anfield, kandang Liverpool adalah perjalanan menuju kecemasan yang paling dalam.

Ketika United berhadapan dengan juara dunia dan Eropa pada Minggu, hal terbaik yang bisa diharapkan pelatih United Ole Gunnar Solskjaer hanyalah memperlambat laju lawannya itu yang selama ini sulit ditahan, di saat kompetisi masih tersisa setengah perjalanan.

"Itu bisa menjadi tempat yang menakutkan," kata Solskjaer, Jumat.

Terutama sejak Liverpool memegang keunggulan 14 poin atas Manchester City di puncak Liga Premier - posisi yang hampir tidak pernah dicapai oleh tim yang terakhir memenangi Liga Premier pada 1990. Gelar itu akan memperpanjang rekor mereka menjadi 18 kali juara, mempertegas status Liverpool sebagai kekuatan sepak bola. Tetapi setelah itu, keperkasaan Liverpool sempat memudar, sebaliknya United bangkit kembali.

Setelah masa paceklik gelar juara selama 26 tahun berakhir pada tahun 1993, Alex Ferguson membawa MU mengambil alih kendali di Liga Premier. Trofi itu dikumpulkan oleh Ferguson untuk Setan Merah sudah mencapai angka 13 sebelum pensiun pada 2013 dan meninggalkan United sebagai juara Inggris dengan total 20 trofi juara.

Tapi United tidak pernah lagi meraih kemenangan sejak itu, dengan hanya satu runner-up, sementara Liverpool adalah kekuatan yang sulit ditandingi di bawah Juergen Klopp.

Dengan Solskjaer menjadi pelatih keempat di era pasca-Ferguson, United mengumpulkan 27 poin di belakang Liverpool sebelum pertandingan Minggu. Melihat posisi mereka yang berada di peringkat kelima, hampir tidak mungkin MU meraih gelar juara Liga Premier untuk ke-21 kalinya.

Musim kemarau juara yang sudah berlangsung tujuh tahun, tampaknya akan semakin panjang, tetapi masih belum sepanjang masa kemarau gelar Liverpool, yaitu 30 tahun.

Nilai tambah bagi Solskjaer adalah bahwa ia adalah satu-satunya manajer yang bisa mencuri poin dari Klopp musim ini di Liga Premier dengan hasil imbang 1-1 di Old Trafford pada Oktober lalu. Tapi Liverpool kemudian menikmati 38 pertandingan tak terkalahkan yang membentang hingga musim lalu sebelum dikalahkan dengan selisih satu poin oleh Man City.

Liverpool, bagaimanapun, memiliki direktur olahraga Mike Edwards memainkan peran kunci dalam membangun strategi untuk membangun tim. Menjual Philippe Coutinho dua tahun lalu ke Barcelona dengan harga 160 juta euro membuat mereka punya dana segar untuk diinvestasikan kembali dengan merekrut kiper Alisson dan bek tengah Virgil van Dijk.