Di LP Nusakambangan, 5 orang ini malah jadi bandar narkoba

MERDEKA.COM. Penjara sepertinya tak membuat AM, YD, YS, HW, dan AS, taubat dan menyadari kesalahannya. Sebab, di dalam penjara lima pria itu justru menjadi bandar narkoba.

Padahal, kelimanya ditahan di LP Nusakambangan. Mereka ditangkap anggota Kepolisian Resor (Polres) Cilacap setelah petugas menemukan sejumlah barang bukti narkoba dari dalam sel mereka.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita ganja kering seberat 208 gram, sabu berat 22,67 gram, pil Xanax Alparozolam sebanyak 28 butir, 6 ponsel, uang sebanyak Rp 2.050.000 dan beberapa alat hisap atau bong. Kapolres Cilacap AKBP Wawan Mulyawan mengatakan, kelima tersangka sudah mengedarkan barang haram tersebut di lingkungan LP sejak dua bulan terakhir.

"Dari hasil penyelidikan kemungkinan besar barang tersebut didapat dari luar LP Nusakambangan melalui HR dan saat ini kita sedang mencoba melakukan pengembangan lebih lanjut," katanya, Selasa (18/6).

Saat ini, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan koordinator kepala LP di Nusakambangan. Ketika dikonfirmasi tentang keberadaan ponsel yang dimiliki para narapidana, Wawan mengatakan kemungkinan besar digunakan untuk berkomunikasi dengan pengedar di luar LP.

"Sebenarnya kan di LP ada jumper untuk mengacak sinyal HP. Tapi kenyataannya mereka masih bisa menggunakan HP untuk komunikasi," ujarnya.

Selain itu, Wawan menjelaskan adanya kemungkinan pihak lain di luar LP yang bertindak sebagai kurir. "Kemungkinan besar barang dilempar lewat belakang LP Narkotika Nusakambangan," jelasnya.

Menurutnya, ada lebih dari 10 akses tidak resmi yang ada di Pulau Nusakambangan. "Sebenarnya ada sekitar 30 jalan tikus yang tidak resmi. Saat ini pun untuk masuk ke Pulau Nusakambangan juga mudah, asalkan jelas tujuannya," kata Wawan.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat