Dia Belum Siap Menikahiku, Apakah Aku harus Menunggu?

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Pertanyaan ini mungkin sulit dijawab bagi banyak perempuan. Menjalani kehidupan cinta yang lama dan sudah termasuk 'serius' membuatmu ragu memutuskan untuk menunggunya hingga siap mengajak menikah atau justru berpisah saja. Apalagi kamu juga menyadari bahwa pernikahan itu sendiri bukan keputusan yang mudah. Kamu berusaha memahaminya, tapi sampai kapan?

Apa yang harus dilakukan seorang perempuan saat dirinya siap menikah tapi si pria masih butuh waktu untuk mempertimbangkan? Jawabannya adalah buatlah keputusan berdasarkan pemahaman penuh atas situasi pribadimu, seperti apa hubungan cintamu selama dengan pria tersebut, dan yang paling penting adalah kata hati.

Pasti cukup sulit merangkai semuanya. Untuk lebih mudahnya, coba batasi pertimbanganmu dengan beberapa pertanyaan berikut.

1. Apakah kamu punya banyak waktu untuk menunggu?

ilustrasi pasangan bahagia/Photo by Vino Li on Unsplash
ilustrasi pasangan bahagia/Photo by Vino Li on Unsplash

Seberapa lama kamu pacaran bisa jadi pertimbangan apakah sudah saatnya menikah atau tidak. Apa yang menjadi alasanmu menikah akan menjadi pertimbangan besarmu, entah karena usia, tuntutan keluarga atau memang kamu sendiri yang sudah ingin berkeluarga. Jika kamu merasa tak punya banyak waktu untuk menunggu, maka tegaslah dalam membuat keputusan.

2. Apa tujuanmu pacaran?

Orang pacaran pasti punya tujuan, sengaja pacaran untuk bisa menemukan pasangan yang bisa diajak menikah atau justru pacaran untuk sekadara senang-senang. Apakah tujuanmu sama dengan tujuan pacarmu? Jika ternyata ia masih berpikir pacaran untuk senang-senang saja, maka sebaiknya jangan buang waktu untuk menunggunya. Kecuali ia memintamu untuk menunggu dan memberi kepastian.

3. Apakah dia punya alasan kuat memintamu untuk menunggu?

Jika pada akhirnya kamu diminta untuk menunggunya, pahami apakah alasan itu cukup kuat untuk dipertahankan. Mungkin dia ingin stabil dulu secara finansial, menyelesaikan pendidikannya atau lepas dari tanggungan keluarga. Apa pun alasannya, pastikan kalian memiliki pemikiran yang sama dan saling setuju berapa jangka waktu kamu harus menunggu.

Pada akhirnya, memaksakan kehendak untuk menikah juga tak akan baik untuk hubungan cintamu dengan pacar. Namun membuat keputusan tegas juga sangat diperlukan jika menikah memang sudah menjadi keputusanmu yang bulat.

#ElevateWoman with Fimela