Diadukan ke Jokowi, Polisi Ungkap Kronologi Paman Pedagang Pasar Bogor Ditangkap

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Viral seorang pedagang histeris menangis meminta tolong kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berkunjung ke Pasar Bogor, Kamis (21/4) sore. Pedagang itu mengadu bahwa pamannya ditangkap polisi usai melawan pungutan liar yang terjadi di pasar tersebut.

Namun, pandangan berbeda diungkap oleh Polres Bogor yang menangani kasus tersebut. Paman wanita tersebut bernama Ujang Sarjana yang ditangkap karena melakukan penganiayaan.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, ada dua korban dalam kasus ini. Yakni Andriansyah dan Agus Susanto yang dikeroyok Ujang dan temannya pada Jumat, 26 November 2021 sekitar pukul 02.30 WIB.

"Saat itu, korban sedang berjualan ditegur oleh tersangka dalam hal ini adalah Ujang Sarjana. Kemudian, Ujang melakukan pengeroyokan bersama terhadap kedua korban," kata Susatyo saat dihubungi, Jumat (22/4).

Menurutnya, Ujang Sarjana ditetapkan sebagai tersangka pada 9 Maret 2022. Susatyo pun memastikan selama proses penyidikan dilakukan secara prosedural, transparan dan hak-hak tersangka untuk menyampaikan saksi-saksi yang meringankan sudah dipertimbangkan.

"Kami juga sudah memberikan ruang melalui sidang praperadilan yang telah dilakukan dan diputuskan dalam sidang tersebut. Saat ini sudah dalam proses persidangan. Kami melaksanakan penyidikan berdasarkan fakta dan laporan. Tidak ada kriminalisasi karena ada korbannya," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Seorang wanita berjilbab tersebut teriak menangis saat Jokowi melewati dagangannya. Dia meminta Jokowi menolong sang paman yang ditangkap polisi.

Wanita tersebut sempat dihalangi Paspampres saat hendak mendekat. Kemudian Jokowi menghampirinya. "Melawan Pungli ditangkap polisi, om kami ditangkap polisi. Hanya bapak yang bisa menolong," kata wanita tersebut sambil menangis.

Jokowi pun meminta wanita tersebut tenang. Seskab Pramono Anung langsung mengeluarkan catatan dan menulisnya.

"Yang dipenjara siapa?" kata Pramono.

"Om saya," kata wanita tersebut.

"Namanya siapa?" kata Pramono.

"Ujang Sarjana bapak. Mana mau lebaran, anaknya ada empat," jelas wanita tersebut.

"Cuma bapak yang bisa bantu kami bapak," kata wanita itu sambil terisak. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel