Diam-diam Letjen Prabowo Berikan Kapal Selam Baru ke TNI AL

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Prabowo Subianto hari ini menyerahkan Kapal Selam pertama buatan industri pertahanan dalam negeri PT PAL Indonesia bekerjasama dengan Daewo Ship Building and Marine Engineering (DSME) Korea Selatan kepada TNI Angkatan Laut.

Kapal Selam yang diberi nama Alugoro-405 itu diserahterimakan Prabowo Subianto kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, untuk kemudian akan dilanjut serah terimakan kepada TNI Angkatan Laut melalui Panglima Koarmada II selaku pengguna kekuatan tempur alutsista baru itu.

Dalam kesempatan itu, Letjen Prabowo mengtakan, pengadaan Kapal Selam untuk TNI Angkatan Laut itu merupakan tonggak historis bagi perjalanan industri pertahanan Indonesia.

Sebab, untuk pertama kalinya galangan kapal milik perusahaan nasional, PT PAL berhasil ikut serta dalam memproduksi kapal selam untuk militer Indonesia.

"Kita sadari bersama betapa pentingnya pertahanan kita. Kita sedang membangun kemampuan pertahanan kita. Bukan karena kita ingin gagah-gagahan. Bukan karena kita ingin mengancam siapapun. Tidak. Berkali-kali, turun temurun dari pendiri bangsa kita, kita tegaskan bahwa bangsa Indonesia cinta damai tapi lebih cinta kemerdekaan," kata Prabowo Subianto dalam keterangan resminya kepada VIVA Militer, Rabu, 17 Maret 2021.

Dalam kesempatan itu Letjen Prabowo juga menegaskan, Indonesia ke depan harus memiliki kekuatan yang cukup untuk menjaga kedaulatan, melindungi segenap tumpah darah, kesatuan dan keutuhan wilayah dari ancaman tentara negara asing.

"Hari ini merupakan selangkah ke depan bagi kita semua untuk membangun tentara kita ke arah yang lebih kuat lagi," ujarnya.

Untuk diketahui, pengadaan Kapal Selam Alugoro-405 merupakan salah satu program pembangunan kekuatan pertahanan khususnya Matra Laut. Sebelum Alugoro-405, Kemhan telah melakukan serah terima kapal selam pertama KRI Nagapasa-403 dan kapal selam kedua KRI Ardadedali-404 yang dibangun di Korea.

Dengan telah dilakukan serah terima Kapal Selam Alugoro-405 ini, lanjut Prabowo, dia meyakini keberadaan tiga kapal selam pesanan Kemhan itu dapat memperkuat Alutsista TNI khususnya di jajaran TNI Angkatan Laut.

"Hal ini juga turut menjadi capaian membanggakan sekaligus meningkatkan deterrent effect bagi pertahanan negara Indonesia yang menjadikan Indonesia sebagai satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang mampu membangun kapal selam. Pembangunan kapal selam ini mengikutsertakan proses Transfer of Technology kepada PT PAL Indonesia (Persero)," katanya.

Turut hadir dalam acara penandatanganan Berita Acara Serah Terima Kapal Selam KRI Alugoro-405 itu, Utusan Menteri Pertahanan Korea Selatan atau Minister for the Defense Acquisition Program Administration (DAPA) Korsel Gang Eun-Ho, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, Dubes Korsel untuk Indonesia Park Tae-sung, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, Irjen Kemhan Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana, dan Kabaranahan Kemhan RI Marsda TNI Yusuf Jauhari.

Baca: Cetak Sejarah Baru, Prajurit Wanita TNI AL Jadi Danlanal Bandung