Diananda-Riau Ega berjaya di panahan recurve campuran PON Papua

·Bacaan 1 menit

Pasangan Diananda Choirunisa dan Riau Ega Agatha berjaya pada cabang panahan nomor recurve campuran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dan berhasil menyabet medali emas setelah mengalahkan pasangan D.I. Yogyakarta di partai final.

Dalam laga yang berlangsung di kompleks olahraga Kampung Harapan, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Selasa, pasangan yang mewakili Jawa Timur itu sukses mengalahkan pasangan Titik Kusumawardani dan Hendra Purnama dengan skor 6-2.

Sementara perebutan medali perunggu diamankan Kalimantan Tengah lewat pasangan Linda Lestari dan Alex Edwar. Pasangan itu mengalahkan wakil Papua 6-2.

Baca juga: Jakarta raih emas panahan recurve beregu putra lewat tie break

Perjalanan Diananda dan Riau Ega menuju partai puncak terbilang tak menemui kendala berarti. Pada babak perempat final, pasangan tersebut sukses membenamkan Juliana dan M. Hanif Wijaya asal Jambi 5-1.

Kemudian pada semifinal, sukses mengalahkan pasangan Papua Rezza Oktavia dan Anak Agung Bagus Gangga 6-2. Melenggang mulus pada dua babak sebelumnya, membuat kepercayaan diri dua Olimpian itu semakin meningkat, dan terbukti mampu menang di partai puncak.

Seusai pengalungan medali, Diananda bersyukur karena mampu memenuhi target pribadinya yakni tiga emas pada PON Papua. Diananda sebelumnya menyabet emas pada nomor recurve tunggal putri dan recurve beregu putri.

"Alhamdulillah saya bisa memenuhi (target) emas. Sesuai target pribadi dan pelatih," katanya.

Raihan medali emas ini juga cukup berarti bagi Riau Ega Agatha. Sebab dalam PON Papua ini, Riau Ega hanya bisa menyumbang satu medali dari tiga nomor yang diikutinya.

"Alhamdulillah bisa meraih emas. Semoga emas ini menjadi motivasi untuk teman-teman di nomor lainnya," kata dia.

Baca juga: Jatim kembali raih emas panahan beregu recurve putri

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel