Diancam Dibunuh ISIS, Mia Khalifa Ungkap Pengalaman Jadi Bintang Porno

Tasya Paramitha, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 2 menit

VIVA – Mantan bintang porno Mia Khalifa blak-blakan terkait viral video seksnya yang mengenakan hijab di media sosial. Mia mengaku mendapat banyak kecaman dari berbagai pihak, termasuk ancaman pembunuhan dari ISIS.

Adegan yang viral itu dilakukan saat dirinya berusia 24 tahun. Mia kerap mendapatkan pelecehan secara online yang membuatnya memutuskan berhenti dari industri film dewasa tiga bulan setelahnya.

Mia pun mengungkap perasaannya dalam acara podcast Call Her Daddy Alexandra Cooper. Diakui Mia, adegan itu adalah satu hal yang tak biasa ia bicarakan, namun akhirnya ia ungkapkan segalanya di acara tersebut.

"Kami di sini bukan untuk membicarakan adegan viral tersebut, tetapi setelah adegan porno ini menjadi viral, seperti apa kondisi sang gadisl?" ujar Alex.

Klik halaman berikutnya untuk tahu lebih banyak.

Mia mengatakan , degan itu terjadi waktu dirinya mulai terjun ke industri film biru. Ia pun merasa perlu memisahkan diri dari lingkungan usai adegan itu viral dan berpura-pura itu tidak pernah terjadi. Dia bahkan mengatakan selalu diam dan tidak berbicara secara terbuka tentang pornografi selama tiga tahun penuh setelah klip itu dirilis.

"Berpura-pura seperti hal-hal yang tidak pernah terjadi. Saya tidak berbicara tentang porno selama tiga tahun. Saya hanya diam dan tidak pernah membicarakannya," terang Mia Khalifa, dikutip dari laman Daily Star, Jumat, 26 Maret 2021.

"Seiring waktu saya melakukan wawancara, itu adalah satu hal yang tidak boleh mereka tanyakan kepada saya. Saya menolak untuk mengakui bahwa saya melakukannya dan baru setelah terapi saya menyadari betapa merugikannya hal itu," lanjut mantan bintang OnlyFans itu.

Mia mengakui bahwa dia tahu tak bisa terus berpura-pura. Aktris dewasa itu juga mengatakan bahwa semuanya kerap disalahartikan, termasuk dalam wawancara kerja.

Baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui berita selengkapnya.

"Saya tidak bisa begitu saja menyembunyikan sesuatu dan berharap video itu hilang. Tak berhasil. Anda harus menghadapinya langsung dan membicarakannya," jawab Mia.

Alexandra kemudian bertanya kepada Mia bagaimana rasanya sebagai seorang wanita muda yang menerima ancaman pembunuhan, merasa sendirian dan tidak didukung oleh orangtuanya. Mia menuturkan bahwa di masa terpuruknya itu, ia harus tinggal di apartemen yang penuh dengan kecoak sepanjang hari.

"Itu menjijikkan, itu sangat buruk, itu penuh dengan kecoka. Itu adalah waktu terburuk sepanjang hidup saya," lanjutnya.

Mia menambahkan bahwa dia hampir tidak menghasilkan uang dari videonya, meskipun itu telah menjadi viral. Namun, orang-orang kerap mengira dia berbohong tentang banyaknya uang yang dimiliki.

"Saya memiliki 2 juta pengikut di Instagram, semua orang mengira saya mendapatkan hasil ( uang dari video porno)," tutur Mia Khalifa.