Diancam Digeruduk, Polisi Berjaga di Rumah Nikita Mirzani

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Polisi berjaga kediaman artis Nikita Mirzani di Petukangan, Jakarta Selatan. Menyusul adanya ancaman dari Ustaz Maaher At-Thuwailibi untuk menggeruduk kediaman sang artis karena telah menghina Rizieq Shihab.

Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Antonius Agus Rahmanto, mengatakan kepolisian mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan. Kepolisian berpatroli sejak kemarin malam.

"Polres Metro Jakarta Selatan memang segera merespons adanya berita viral terkait Nikita Mirzani dan dari semalam anggota kami telah patroli pengamanan di sekitar kediaman yang bersangkutan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diingankan," kata dia saat dihubungi, Jumat (13/11/2020).

Antonius menyampaikan, kepolisian hingga kini masih berjaga-jaga di kediaman Nikita Mirzani. Meski, tak ada permintaan secara khusus.

"Kami juga masih melakukan patroli dan pengamanan di sekitar. Jadi memang tidak ada permintaan khusus dari yang bersangkutan untuk pengamanan wilayahnya atau kediaman yang bersangkutan," ucap dia.

Antonius tak membeberkan secara rinci jumlah personel yang dikerahkan. Menurut dia, menjadi tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan. Dia berharap situasi aman terkendali dan tidak ada gesekan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

"Masalah jumlah kita normatif kita melihat situasi hanya sifatnya pengamanan biasa. Tentunya kita tetap mengantisipasi hal-hal yang tidak diiinginkan," kata dia.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Ultimatum

Sebelumnya, Nikita Mirzani mengunggah video berisi ultimatum bakal dikepung, karena alasan serupa. Kali ini datang dari Ustaz Maaher At-Thuwailibi.

"Kepadamu hey b*b* bet**a, l*nt* oplosan, penjual sel**gk*n*an saya mengimbau 1x24 jam kau tidak melakukan klarifikasi dan permintaan maaf di depan publik secara terbuka, saya beserta 800 laskar pembela ulama akan mengepung rumahmu. Saya serius, saya tidak main-main," tutur Ustaz Maaher At-Thuwailibi yang diunggahnya di Twitter.

Saksikan video pilihan di bawah ini: