Dianggap Keramat dan Bikin Warga Kesurupan, Buaya Labuan Cermin Langsung Dilepasliarkan BKSDA

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Berau - Penangkapan buaya di kawasan wisata Danau Labuan Cermin, Kecamatan Biduk-biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur pada rabu (29/12/2021) lalu sempat menghebohkan warga sekitar. Usai diamankan oleh warga bersama TNI-Polri, penanganan buaya tersebut pun langsung dikoordinasikan dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Kepala BKSDA Berau, Dheny mengatakan setelah menerima laporan dari biduk-biduk, tim BKSDA langsung menyiapkan kendang dan menuju Kecamatan Biduk-biduk untuk melakukan rencana evakuasi buaya. Namun, setelah sampai di lokasi, dilakukan perundingan dengan warga maupun kepala kampung.

“Tim kita sampai dilokasi sekitar pukul 23.00 Wita, dan setelah dirundingkan hingga pukul 01.00 Wita dini hari tadi maka disepakati bahwa buaya tersebut akan dilepasliarkan,” kata Dheny, Jumat (31/12/2021).

Dheny menjelaskan jika alasan buaya dilepasliarkan karena warga tak mau buaya tersebut dibawa keluar dari Biduk-biduk. Pasalnya menurut informasi, ada sejumlah warga yang kesurupan diduga akibat penangkapan buaya tersebut.

“Selain itu juga buaya ini dianggap keramat, jadi warga tidak mau buaya ini dibawa keluar biduk,” terangnya.

Lanjut Dheny, setelah dilakukan perundingan, akhirnya tim BKSDA bersama TNI-Polri melakukan Pelepas liaran buaya tersebut yang lokasinya jauh dari pemukiman dan juga daerah wisata Danau Labuan Cermin. Sehingga tidak akan menggangu wisatawan.

“Untuk lokasi Pelepasliarannya itu persetujuan dari kapala kampung karena lokasi itu juga dianggap aman,” katanya.

Pelepasliaran buaya pun berjalan lancar, hingga pukul 03.00 Wita tim bersama rombongan kembali ke biduk-biduk.

Simak juga video pilihan berikut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel