Diangkut Prajurit TNI Anak Jalanan Takut, Ternyata Diajak Makan Enak

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ada peristiwa menarik terjadi di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tiba-tiba prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Batalyon Artileri medan 10/Brajamusti mencari anak-anak jalanan.

Anak jalanan yang terdiri dari pangamen dihampiri satu persatu, lalu diajak ke dalam mobil dinas TNI dan dibawa pergi.

Para anak jalanan itu bukan diangkut untuk digaruk atau ditertibkan, tapi prajurit Bradjamusti membawa mereka ke sebuah rumah makan alias restoran. Lalu, anak jalanan itu diminta memesan makanan dan kemudian mereka duduk bersama menikmati makan siang.

Tampak raut wajah anak jalanan itu begitu senang dan bahagia ketika menikmati hidangan yang mungkin selama ini jarang mereka temukan. Apalagi mereka makan satu meja dengan prajurit TNI.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Yonarmed 10/Brajamusti yang dilansir VIVA Militer, Jumat 13 November 2020, menurut pengakuan anak-anak jalanan tersebut, awalnya mereka terkejut dan takut saat sejumlah prajurit TNI tiba dan membawa mereka.

Ketakutan mereka sirna ketika tahu prajurit TNI itu berniat baik kepada mereka. "Mereka sangat baik, mau makan satu meja dengan kami. Mereka juga ramah sekali. Kami sebenarnya canggung duduk dan makan bersama dengan mereka, tapi mereka biasa aja, tidak menjaga jarak. Apa yang mereka makan, kami juga boleh ikut menikmatinya. Yang jelas kami senang sekali mendapatkan perhatian dari bapak bapak TNI," kata seorang anak jalanan.

Pasukan TNI AD itu sengaja mengajak anak-anak jalanan untuk makan bersama di restoran, karena memang sebagian besar dari mereka berasal dari keluarga tak mampu.

"Itu adalah salah satu cara untuk merangkul anak anak jalanan yang dilakukan oleh TNI, dengan rasa kepedulian yang tinggi TNI terhadap anak anak khususnya anak-anak yang dianggap kurang mampu," tulis Yonarmed 10/Brajamusti.

Setelah makan bersama, sebelum dipulangkan lagi, anak-anak jalanan itu mendapatkan bingkisan spesial berupa amplop dari prajurit Yonarmed 10/Brajamusti, yang isinya bisa digunakan untuk jajan atau membeli kebutuhan lainnya.

Baca: Intel Perwira TNI Ditangkap Kodam Bali, Ternyata Tentara Palsu