Diary Fimela: Bermula dari Tekad Mencintai Kulit, Dua Kakak-Adik Ciptakan Serum untuk Keunikan Kulit Indonesia

·Bacaan 6 menit

Fimela.com, Jakarta Mengembangkan sebuah ide menjadi acuan bagi kita untuk melihat sebuah peluang, baik untuk bisnis maupun diri sendiri. Ide tersebut kerap kali datang dari sebuah kegemaran akan suatu hal maupun kegiatan. Seperti seorang kakak dan adik yang mengembangkan bisnisnya bersama, diawali oleh kegemarannya akan dunia kecantikan.

Fransisca Fortunata dan Youkhari Putri Cenjaya, merupakan pemilik sebuah bisnis kecantikan yang bernama "Hersall Beauty". Kisah kedua kakak beradik ini diawali dari keresahan diri mereka akan pentingnya mencintai diri sendiri, dari dalam maupun luar. Melewati permasalahan kulit dan tantangan sosial, akhirnya membuat Fransisca beserta Youkhari menemukan solusi, yaitu dengan mencintai kulit sendiri.

TERKAIT: 3 Cara Menentukan Produk Kecantikan yang Tepat Bagi Kulit Sensitif

TERKAIT: 3 Cara Menentukan Produk Kecantikan yang Tepat Bagi Kulit Sensitif

TERKAIT: 5 Layanan Klinik Kecantikan Premium dari Wajah dan Rambut, Ketahui Kelebihannya

Tantangan yang ia hadapi, membawanya kepada sebuah ide untuk meluncurkan bisnis kecantikan, yang berupa serum wajah. Tidak hanya bermanfaat bagi kulit, Fransisca dan Youkhari ingin meningkatkan pengetahuan kaum perempuan maupun penyuka perawatan wajah, terhadap rasa positivisme dalam diri.

Bersama Hersall Beauty, Fransisca, Youkhari dan tim ingin terus mendampingi masyarakat Indonesia untuk belajar mencintai diri sendiri, dari dalam maupun luar, melalui produk kecantikan. Simak perjalanan dan kisah inspiratif Fransisca dan Youkhari hingga akhirnya dapat meluncurkan Hersall Beauty di pasaran, di sini.

Berawal dari kecintaan terhadap produk kecantikan

Potret Fransisca Fortunata dan Youkhari Putri Cenjaya (Dok. Hersall Beauty)
Potret Fransisca Fortunata dan Youkhari Putri Cenjaya (Dok. Hersall Beauty)

Fransisca dan Youkhari merupakan seorang kakak-adik yang menggemari bidang kecantikan. Sedari kecil, ia dengan Youkhari, sang adik, sangat menyukai dunia fashion dan makeup. Kecintaannya terhadap merawat diri membawanya untuk mengenal dunia skincare atau perawatan wajah yang tersebar luas, mulai dari lokal hingga non lokal.

"Mulanya, kami suka sekali menggunakan beauty products brand luar (non-local) karena konsepnya yang selalu menarik dan varian yang ditawarkan sangat inovatif. Dari situ kami pun terinspirasi dan mempunyai ide untuk memulai bisnis sendiri dalam bidang kecantikkan hingga pada akhirnya memutuskan untuk menciptakan beauty brand lokal dan mulai menggandeng para pakar di bidangnya serta formulator terbaik dalam membuat dan mengembangkan produk Hersall," jelas Fransisca (24/10) menceritakan awal mula bisnis Hersall Beauty terbentuk.

Dalam perjalanan menemukan dirinya, ia dan sang adik sempat mengalami masalah kulit yang membuat mereka akhirnya kehilangan kepercayaan diri. Masalah kulit ini memberikan dampak buruk terhadap kesehatan mentalnya, di mana ia harus dihadapi dengan standar kecantikan dalam kehidupan sosial.

Tak ingin mengurung diri dan terpuruk, akhirnya Fransisca dan Youkhari memutar otak, untuk mencari cara bagaimana mereka dapat menciptakan serum yang dapat digunakan bagi seluruh jenis kulit. Di sini lah, ide untuk membentuk Hersall Beauty bermula. Fransisca dengan Hersall Beauty ingin menghadirkan solusi bagi setiap jenis kulit di Indonesia dan memberi dampak positif bagi penggunanya.

"Brand Hersall hadir untuk menjadi solusi dari permasalahan kulit yang kerap dialami sebagian orang dengan harapan bahwa setiap orang yang memakai produk kami dapat merasakan manfaat yang ditawarkan, meningkatnya rasa positivisme di dalam diri dan turut ikut serta bergabung kedalam perjalanan kami," ujar Fransisca.

Menghadirkan aksesibilitas melalui Serum Hersall

Rangkaian produk serum oleh Hersall Beauty (Dok. Hersall Beauty)
Rangkaian produk serum oleh Hersall Beauty (Dok. Hersall Beauty)

Meski bisnis Hersall Beauty baru berjalan selama kurang lebih dua bulan, tetapi produk-produknya telah mengundang minat para penyuka kecantikan. Dengan waktu yang cukup singkat, Instagram Hersall Beauty sudah memiliki pengikut sebanyak 8.7 ribu. Hal ini tentu merupakan peningkatan yang cukup pesat dalam kurun waktu yang singkat.

Tidak hanya itu, Serum oleh Hersall Beauty juga dapat diakses oleh beberapa bagian negara di Asia, seperti Malaysia, Singapore, Filipina dan Vietnam. Hal ini menjadi salah satu tujuan Fransisca, di mana produknya dapat menjangkau masyarakat luas, sehingga mereka dapat memiliki kesempatan yang sama untuk mencoba produk Hersall.

"Kedepannya, kami ingin agar seluruh produk kami dapat dengan mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, karena kami mau setiap orang yang tinggal di daerah yang berbeda dapat memiliki kesempatan yang sama untuk mencoba produk kami. “Flexibility, accessibility, and availability” merupakan tujuan kami ketika menghadirkan sebuah produk," cerita Fransisca.

Saat ini, produk-produk oleh Hersall Beauty dapat diakses oleh para peminatnya melalui platform digital, seperti online marketplace yang tersebar di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu, Hersall Beauty juga terus mempromosikan produk mereka melalui sosial media seperti Instagram dan Tiktok.

Meningkatkan pengetahuan tentang produk Cruelty-Free

Rangkaian produk serum oleh Hersall Beauty (Dok. Hersall Beauty)
Rangkaian produk serum oleh Hersall Beauty (Dok. Hersall Beauty)

Fransisca dan Youkhari menjalankan bisnis Hersall dengan tim kecil yang merupakan komunitas penyuka bidang kecantikan. Dengan tim Hersall, keduanya ingin memberikan dampak positif bagi masyarakat dan juga lingkungan.

Produk serum oleh Hersall merupakan produk kecantikan yang bersifat cruelty-free dan harsh-chemicals free. Penerapan ini Fransisca dan Youkhari lakukan pada setiap produknya, sejalan dengan tujuan awalnya untuk menciptakan produk yang aman bagi semua orang. Rasa nyaman dan aman pada produknya menjadi acuan Fransisca dalam mengemas serum Hersall.

Dalam menciptakan produk serumnya, keduanya tentu dihadapi dengan berbagai tantangan. Menghadirkan serum yang bebas dan bahan kimia berbahaya, Fransisca harus berhati-hati dalam pemilihan kandungan.

"Pada proses pembuatan produk pertama yang tadinya akan Hersall keluarkan bukanlah serum karna banyaknya kendala internal yang kami alami pada produk tersebut mulai dari revisi sana-sini non-stop akhirnya kami terpaksa harus membatalkan untuk mengeluarkan produk yang tadinya kami pikir akan menjadi produk pertama kami. Namun, karena kami yakin dan sudah passionate dengan bisnis yang sudah kami mulai, kami tidak ingin berhenti di pertengahan dan tidak melanjutkan apa yang sudah kita bangun walau kami sudah kehilangan dana, waktu dan effort kami," cerita Fransisca.

Melalui banyak tantangan dan kendala, tak menghentikan Fransisca dengan Youkhari untuk melanjutkan bisnisnya. Meski terhalang pandemi, keduanya tak berhenti untuk terus mencoba hingga akhirnya merilis produk pertama mereka pada awal Agustus lalu, yaitu Watermelon Ice Cream Serum dan Moon Fairy Serum.

Sebarkan Positivisme melalui kampanye 'Say It I Am Pretty'

Slogan kampanye
Slogan kampanye

Hidup di lingkungan sosial yang penuh dengan standar kecantikan yang tinggi, membuat Fransisca dan Youkhari mencari cara untuk membawa citra wanita khas Asia Tenggara. Keduanya ingin membuktikan bahwa kulit yang tan dan exotic, tidak berarti warna kulit tersebut tidak pantas untuk bersaing di dunia sosial. Bahwa semua warna kulit memiliki kesempatan yang sama untuk mengekspresikan diri.

Tingginya isu kecantikan ini, membuat tingkat kesehatan mental para kaum perempuan kian menurun. Maka dari itu, Hersall Beauty ingin menjadi solusi untuk kembali meningkatkan kepercayaan diri kaum perempuan, baik Indonesia maupun mancanegara.

"Kami pun ingin meningkatkan awareness bahwa setiap individu berhak untuk merasa dirinya cantik tanpa harus mengikuti standar sosial. Dengan itu juga, Hersall membuat campaign “Say It I Am Pretty” di mana kami ingin setiap perempuan mengatakan bahwa mereka cantik dengan keunikan yang ada pada dirinya sendiri. Kami ingin mematahkan standar kecantikan dan sosial dalam berpenampilan karena setiap individu itu berbeda dan mereka cantik dengan caranya sendiri," jelas Fransisca.

Fransisca dan Youkhari, ingin menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Tidak hanya tersebar secara luas di Indonesia dan mancanegara, Hersall juga memiliki harga yang terjangkau dan bersaing di tengah pasaran. Hal ini membuat para peminatnya memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan produk Hersall.

"Kami berharap bahwa kami dapat memberi dampak positif terhadap masyarakat luas, bukan hanya dari segi kepuasan mereka terhadap pemakaian produk kami namun kami ingin menjadi sebuah brand lokal yang dapat turut serta untuk membanggakan kualitas produk buatan Indonesia dan juga mendorong orang-orang agar dapat merasakan dampak positif dari pesan-pesan yang kami sampaikan. Kami juga memiliki harapan untuk selalu memperbesar pasar agar brand kami dapat dikenal secara luas," tutup Fransisca.

Penulis: Meisie Cory

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel