Diary Fimela: Ide Bisnis Rumahan dari OhepiEat-X, Platform Kolaborasi Jajanan Enak dan Hemat

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Bisnis rumahan banyak bermunculan saat pandemi terutama sektor food and beverages, yang melakukan penjualan secara online. Hal itu tentu membuat iklim persaingan usaha makanan dan minuman semakin kompetitif.

Namun bukannya berpikir sempit, hal tersebut justru dilihat sebagai sebuah peluang oleh OhepiEat, usaha rumahan yang awalnya menjual produk frozen food. OhepiEat sendiri sudah mulai memasarkan makanan beku sebelum sekarang menjadi tren, sejak tahun 2017.

Sesuai prediksi, di awal pandemi, banyak makanan frozen yang bermunculan dan tak jarang banyak produk yang dijual sama. Hal itu diceritakan oleh founder OhepiEat Intan Puspitasari yang menjadi sosok rubrik Diary Fimela kali ini.

"Satu kompleks bisa ada beberapa yang sama produk jualannya. Tapi aku jadi berpikir kenapa enggak bantu jualin, maka jadilah OhepiEat bikin ohepiEat-X yang menampung berbagai produk jajanan dan memposisikan diri seperti marketplace," ujar Intan saat dihubungi Fimela lewat telepon.

View this post on Instagram

A post shared by ohepieat (@ohepieat)

Cold Pressed Juice OhepiEat (Foto: OhepiEat)
Cold Pressed Juice OhepiEat (Foto: OhepiEat)

Terinpsirasi Ongkir Hemat

Roasted Chicken  OhepiEat (Foto: OhepiEat)
Roasted Chicken OhepiEat (Foto: OhepiEat)

Meski sudah berjualan sejak tahun 2017 secara offline, OhepiEat baru meluaskan pasar dengan berjualan online di akhir tahun 2019 atau pada awal pandemi Covid-19. Saat itu OhepiEat dikenal dengan jajanan baso tahu.

"Jadi baru mulai fokus jual online pas pandemi karena kansnya untuk jualan makanan semakin bagus," ujar Intan yang akhirnya memulai menambah menjual makanan sehat seperti pressed juice, roasted chicken, sampai nasi uduk shirataki.

Mengimbangi makanan sehat, Intan ingin menambah variasi jajanan pada produk makanannya. Ia pun memiliki ide bisnis untuk menjadikan OhepiEat menjadi platform kolaborasi jajanan menjad OhepiEat-X.

"Terinspirasi juga dari hemat ongkos kirim. Jadi misalnya mau jajan lebih dari satu produk, ada baso tahu dari OhepiEat, siomay dari Oishi, kulit ayam dari Lalah, atau mi ayam dari FrostyMart di satu tempat saja," jelas Intan.

Strategi pemasaran seperti di atas membantu mendongkrak penjualan produk OhepiEat juga produk lain yang 'dititipkan'. Intan juga rutin membuat produk bundling untuk memanjakan pelanggan setianya dengan banyak potongan harga.

"Seperti misalnya promo 17 Agustus, aku bikin diskon 17 persen setiap pembelian produk yang kerja sama bareng aku. Jadi selain hemat ongkos kirim, bisa hemat juga karena kalau beli di OhepiEat bisa dapat diskon," lanjutnya.

View this post on Instagram

A post shared by ohepieat (@ohepieat)

Cuan di Masa Pandemi

Founder OhepiEat Intan Puspitasari (Foto: Dok. Pribadi)
Founder OhepiEat Intan Puspitasari (Foto: Dok. Pribadi)

Sejauh ini, rencana bisnis kolaborasi yang dijalani OhepiEat berjalan sesuai harapan. Cara ini dinilai berhasil untuk tetap bertahan sekaligus berekspansi minim modal saat pandemi.

"Bersyukur banget bisa makin cuan pas pandemi. Dan bisa saling bantu lewat kolaborasi saat struggling di masa pandemi," kenangnya.

Belakangan banyak produk makanan lain yang tertarik bergabung untuk dijajakan di OhepiEat-X. Dengan banyaknya merek makanan lain yang mempercayakan dijual di OhepiEat-X, ia pun makin rutin membuat konten menarik untuk media sosial.

"Suamiku jadi ikut bantuin untuk bikin foto dan video serta ide-ide segar marketingnya. Jadi semakin semangat lagi ngejalaninnya, karena yang selama ini mengerjakan semuanya sendiri jadi tambahan punya 1 tim," tutup Intan.

View this post on Instagram

A post shared by ohepieat (@ohepieat)

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel