Dibalik Tampang Galak, Ayam Geprek Mas Man adalah Bukti Cinta Seorang Bapak

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Berkutat di antara daging ayam, bumbu dapur, menggoreng, mengulek sambal, sampai promo di media sosial, adalah pekerjaan tampak ringan jika cuma jadi omongan. Melakukannya sendiri beda urusan. Apalagi bagi laki-laki yang bertampang galak. Namun, skill ini ternyata dikuasai dengan baik oleh pemilik brand Ayam Geprek Mas Man, salah satu seller ManisdanSedap.com di Malang.

Usahanya masih terhitung muda, sekitar dua bulan berjalan dikerjakannya saat senggang. Digeprek pakai perasaan, dimasak dengan penuh kasih sayang, cerita Mas Man alias Noorman Sasongko ternyata menguak fakta soal bapak-bapak bertampang galak itu kalau masak enak-enak.

Dari Anak Band Jadi Fotografer dan Job Sepi Diterpa Pandemi

(c) Ayam Geprek Mas Man
(c) Ayam Geprek Mas Man

Noorman muda banyak menghabiskan waktunya di kampus. Jarang pulang, menumpang di rumah teman, sampai belajar memasak sendiri sebagai caranya bertahan hidup. Kini ia menekuni karir sebagai fotografer. Namun karena terbiasa memasak, ia mengambil alih urusan membuat MPASI untuk anak semata wayangnya agar istrinya fokus berkarir dengan tenang.

"Kerjaanku lebih fleksibel, jadi aku belajar bikin MPASI sendiri. Jadi boneless chicken untuk Ayam Geprek Mas Man itu awalnya ya dari belajar MPASI, semua harus difillet biar anak bisa makan dengan gampang," ungkapnya.

Saat waktunya semakin longgar diterpa pandemi, ia semakin giat membuat masakan favorit anaknya. Akhirnya memberanikan diri menjual menu andalannya sebagai cara mendapatkan pemasukan tambahan. Ia mempertahankan cara memasak andalannya seperti saat memasak MPASI.

Berani Menjual Ayam Goreng Tanpa Penyedap Rasa

Dari belajar MPASI ia menemukan ayam goreng crispy yang disukai anaknya. Ayam goreng crispy boneless itu pula yang diliriknya untuk dijual tapi dengan resep yang sama untuk anaknya. Yup, tanpa penyedap rasa.

"Awal jualan cukup pusing juga memikirkan komentar pembeli. Takut orang nggak suka karena tanpa penyedap rasa, jadi untuk orang dewasa kurang nendang rasanya. Tapi justru komentar konsumen yang nggak suka itu karena ayamnya tanpa tulang, ngga ada sensasi ngrikiti tulang jadi berbeda sama ayam geprek lainnya," ujarnya sambil tertawa.

Model masakan tanpa tulang ini juga merupakan sebuah keuntungan bagi yang membeli. Saat dimakan tidak repot mencuci tangan karena minim menyentuh masakan. Makan yang tidak merepotkan seperti anak punk kata Noorman sambil mengingat masa mudanya.

Ayam Geprek Mas Man Didukung Penuh Oleh Sang Istri

(c) Ayam Geprek Mas Man
(c) Ayam Geprek Mas Man

Ayam crispy boneless dipadukan dengan sambal geprek resep sang ibu akhirnya menjadi base dari masakan berikutnya yang dijual. Sayuran untuk garnish masakan dipetik langsung dari kebun kecil di halaman rumahnya. Pada dasarnya ia siap menerima pre order kapan saja tapi dibatasinya ketika job fotonya sedang off dan di saat istrinya mendapat giliran work from home.

"Pernah menerima orderan buanyak dalam sehari sampai 65 pax, besoknya aku tepar, hahaha" kenang Noorman soal pesanan terbanyak yang pernah diterimanya. Lalu ia mulai membatasi dengan maksimal 15 pax sehari saja di hari biasa.

Tidak berhenti di situ, kerjasamanya dengan sang istri mengelola Ayam Geprek Mas Man pun merambah ke menu baru. Nasi Kulit, Ayam Egg Mayo, dan yang terbaru Sambal Cumi Mas Man dalam kemasan botolan.

Bersiap Pre Order Dimsum dan Bakso Mas Man Yuk?

Seperti menu ayam geprek yang laris manis, sambal cuminya pun mendapat sambutan baik dari penggemar masakannya. Saat ini ia sedang dalam phase trial and error beberapa menu baru seperti Dimsum dan Bakso. Kesukaan memasak bapak satu anak ini memang layak diacungi jempol, tapi ia menolak disebut memiliki bakat.

"Masak itu sudah aku pelajari dari dulu, karena terbiasa. Teman-teman dari band dan kuliah juga senang memasak. Jangan salah, tampangnya galak-galak tapi masaknya enak!" Beber Noorman sambil tertawa. Ia pun memberi tahu beberapa teman anak band terkenal di Kota Malang yang hobi memasak dan ada juga yang membuka warung makan.

Dalam waktu dekat, Noorman berencana mengurus PIRT untuk brand Sambal Mas Man sambil belajar membuat menu masakan rumahan dalam kemasan frozen untuk memperluas usahanya. Ia mengakui info promosinya masih terbatas di media sosial dan dari teman ke teman dan berharap tampilan keren produk Ayam Geprek Mas Man di ManisdanSedap.com dapat membantu mendongkrak penjualan ke depannya.

ManisdanSedap.com sendiri merupakan platform baru yang menjembatani kebutuhan produsen masakan rumahan dari seluruh Indonesia dan menjadi etalase produk mereka yang diunggulkan. #AyoPO Ayam Geprek Mas Man untuk makan siang atau traktiran teman-teman di tempat kerja. Soal harga sangat terjangkau, kemasannya cantik dan praktis, pasti menyenangkan untuk dimakan beramai-ramai.

Yuk PO Sekarang di ManisdanSedap!

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel