Dibayar Rp 194 Miliar, Justin Timberlake Batal Pensiun

  • Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Tempo
    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan tak bisa berbuat banyak jika PT Freeport Indonesia tetap menolak menyetor dividen. Alasannya, suara pemerintah dalam rapat umum pemegang saham sangat kecil dibandingkan pemegang saham lainnya. (Baca: Freeport dan PLN Belum Setor Dividen) …

  • Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Tempo
    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun memiliki pasokan bahan baku kertas yang besar, Indonesia masih kalah dari Singapura dalam hal ekspor produk cetakan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Jimmy Junianto mengatakan saat ini nilai ekspor barang cetakan Indonesia baru mencapai US$ 226 juta, hanya seperenam dari nilai ekspor produk cetakan Singapura yang sebesar US$ 1,5 miliar. …

  • Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Merdeka.com
    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    MERDEKA.COM. Bank Indonesia (BI) mengeluarkan data terbaru mengenai utang luar negeri Indonesia. Per Februari 2014, utang luar negeri Indonesia tembus USD 272,1 miliar atau setara dengan Rp 3107,4 triliun. utang ini terdiri dari utang luar negeri pemerintah dan bank sentral sebesar USD 129 miliar serta utang luar negeri swasta sebesar USD 143 miliar. ... …

PLASADANA.COM - Ini kabar baik untuk penggemar Justin Timberlake. Penyanyi tampan berusia 32 tahun ini bakal kembali meramaikan pentas musik dunia melalui konser akbar yang kemungkinan digelar pada medio 2013. Gara-gara dibayar mahal, Timberlake pun membatalkan niatnya untuk pensiun dari dunia musik.

The Hollywood Reporters mengabarkan, Timberlake dipaksa kembali ke dunia musik oleh promotor pertunjukan Live Nation. Perusahaan itu diketahui membayar Timberlake sebesar US$ 20 juta atau sekitar Rp 194 miliar untuk pertunjukkan live. Uang muka sebesar US$ 5 juta rupanya sudah diterima pda 2009.

"Kini Timberlake harus melunasi kewajiban tour senilai US$ 15 juta," kata seorang sumber.

Kabarnya, transaksi ini menyebabkan Timberlake menarik rencananya untuk keluar dari dunia musik. Sejak menelurkan album The 20/20 Experience, karir bernyanyi Timberlake seolah padam. Meski penjualan album ini tidak begitu mengecewakan, 900 ribu kopi, Timberlake kadung memalingkan muka pada dunia akting. Pada 2011 dia bermain dalam tiga film yakni Bad Teacher, Friends with Benefits, dan In Time. Sedangkan pada 2012 Timberlake membintangi Trouble with the Curve bersama Clint Eastwood dan Amy Adams.

Kepada majalah Playboy, Timberlake mengatakan musik tidak lagi menjadi fokus karirnya. Menurut dia, tidak akan ada lagi album baru. "Tapi jika ada waktu saya akan menulis lagu," katanya.

Namun Live Nation telah mengubah semuanya dan siap membuat penggemar Timberlake kembali histeris.

Strategi "konser dibayar di muka" ini rupanya menjadi taktik khas Live Nation untuk mengikat artis-artis legendaris. Live Nation juga melakukan taktik khas pengijon (tengkulak pemeras petani) ini pada penyanyi rap Jay-Z. Pada 2008, perusahaan ini membayar Jay-Z sebesar US$ 150 juta untuk konser, rekaman album dan tur di masa mendatang.

Penulis: Peppy Ramadhyaz

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...