Dibeton, Tak Ada Lagi Jalan Rusak "Jenglongan Sewu" di Sidoarjo

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Sidoarjo - Pemkot Sidoarjo melakukan betonisasi kedua jalan di desa Kwangsan dan Buncitan Kecamatan Sedati yang sempat viral dengan sebutan wisata Jeglongan Sewu (Seribu Lubang).

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menyatakan, proyek betonisasi itu ditarget selesai awal November sebelum masuk musim penghujan, karena kedua jalan itu merupakan akses utama jalan desa yang padat kendaraan.

"Sudah tahap pembangunan drainase. Ini penting karena jangan sampai nanti waktu musim hujan tidak ada saluran pembuangan airnya. Intinya satu kita sidak ini untuk melihat progress pembangunan, target kami selesai tepat waktu," kata Gus Muhdlor, Senin (30/8/2021), dikutip dari TimesIndonesia.

"Kita sudah cek dokumennya, target selesai akhir Oktober atau awal November. Tadi kontraktor sudah saya panggil kita minta pengerjaannya dikebut targetnya selesai sebelum musim hujan datang," ujarnya.

Menurutnya, jalan ini merupakan jalan lintas utama, setiap harinya padat kendaraan. "Jadi pengerjaannya harus cepat dan efektif," pungkasnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Jalan Beciro

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melakukan betonisasi Jalan Beciro, Wonoayu sepanjang 1,7 kilometer dengan anggaran yang disediakan sebesar Rp 12,5 miliar.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan, betonisasi sepanjang 1,7 kilometer tersebut dimulai pada Mei 2021.

"Kontur jalannya memang cekung, sehingga air mencari tempat yang lebih rendah, drainasenya juga tidak begitu jalan," katanya dikutip dari Antara, Jumat (2/4/2021).

Betonisasi Jalan Beciro dilakukan mulai dari jalan Sawocangkring sampai SMPN 2 Wonoayu yang ada di Desa Beciro dengan panjang 1,7 kilometer.

"Betonisasi menjadi satu-satunya jalan supaya Jalan Beciro dapat dilalui dengan nyaman," ucapnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel