Dibintangi Amanda Rawles, Serial Titisan Tayang Serentak di 7 Negara

Rochimawati, Sumiyati
·Bacaan 2 menit

VIVA – Platform berbasis aplikasi dan website, WeTV dan juga iflix segera menayangkan serial pendek ‘WeTV Original-TITISAN’ mulai 19 November 2020, setiap Kamis pukul 18:00 WIB.

TITISAN dibintangi sederet artis muda berbakat, antara lain, Amanda Rawles, Arya Vasco, Valerie Tifanka, Dinda Mahira, Farel Akbar, dan Wulan Guritno. Turut disutradarai oleh Ginanti Rona, serial ini akan tayang eksklusif di WeTV dan iflix serentak di 7 negara.

Country Manager WeTV dan iflix Indonesia, Lesley Simpson mengatakan, TITISAN sendiri merupakan salah satu serial yang banyak ditunggu.

"TITISAN ini dipaket sedemikian rupa supaya ada romance-nya, ada horornya. TITISAN menghadirkan konflik yang dibuat seru, sehingga dapat dinikmati pecinta horor, maupun bukan pecinta horor," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis 19 November 2020.

Amanda Rawles mengatakan, di serial ini dirinya mendapatkan dua tantangan sekaligus. Meskipun dia sudah pernah main film horor, tetapi menurutnya di series ini berbeda karena lebih banyak membutuhkan energi.

“Tapi karena para cast-nya sangat asyik, jadi rasanya sangat menyenangkan," ujar Amanda.

Wulan Guritno berharap, dengan adanya serial TITISAN ini, masyarakat bisa terhibur dengan horor, drama, supranatural dan action yang ditampilkan.

"Dan kemarin-kemarin yang mengatakan film Indonesia segitu-gitu saja, bisa ditengok series WeTV Original-TITISAN dan semoga bisa enjoy," kata Wulan Guritno.

TITISAN merupakan serial yang terbagi enam episode, yakni Nama Gue Thalia!, Kutukan Iblis Terlepas, Prajurit Penjaga, Penjaga Bumi/Bukan Sekedar Indigo, Cinta dan Takdir, dan Kebangkitan Kerajaan Iblis.

TITISAN bercerita tentang seorang perempuan yang dihantui oleh mimpi-mimpi sejak dia berumur 18 tahun. Dalam mimpi itu, dia melihat seorang anak laki-laki dengan tanda lahir di pinggul kirinya jatuh ke dalam sumur tua.

Anak laki-laki itu memanggil namanya dan menangis minta tolong, memintanya untuk menyelamatkan hidupnya. Sumur tua terletak di belakang sebuah rumah besar. Thalia mengakui rumah itu sebagai rumah lama keluarga ibunya, tempat dia dilahirkan.

Seiring dengan mimpi-mimpi yang pulih itu, Thalia juga mulai melihat hantu dan roh orang mati ke manapun dia pergi. Hal ini membuat Thalia berkesimpulan bahwa dirinya adalah remaja indigo. Ketika dia menanyakan hal ini kepada orang tuanya, ibunya menjadi sangat kesal.

Dia mencoba meyakinkan Thalia bahwa dia hanya membayangkan sesuatu. Thalia segera melihat tanda lahir yang sama di pinggul kiri Arra, bocah nakal yang populer di kampus barunya. Saat Thalia memperingatkan Arra bahwa hidupnya dalam bahaya, dia menjadi bahan olok-olok.

Pacar Arra, Dominique, beranggapan Thalia sedang berusaha merebut pacarnya. Akhirnya, Arra benar-benar mengalami pengalaman mendekati kematian. Thalia menyelamatkan nyawanya. Thalia ditarik ke pusat konflik di dunia spiritual, di mana entitas astral yang jahat memberontak melawan roh terkuat yang berada jauh di dalam gunung.