Dibuka, Lowongan Pengawas Pemilu Jatim

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA- Sempat molor lebih setengah tahun, pendaftaran Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan dimulai. Pendaftaran akan dibuka mulai 13 hingga 28 Agustus 2012.

Untuk memburu waktu dengan penyelenggaraan tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2013, maka seleksi Bawaslu akan dikebut dan diharapkan dalam waktu sebulan sudah rampung.

"Tanggal 14 September 2012 hasil seleksi diharapkan sudah diumumkan. Dan bersamaan dengan itu, anggota Bawaslu yang lolos akan langsung dilantik. Itu dilakukan, agar mereka dapat segera menjalankan tugasnya," ujar Sekretaris Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Provinsi Jatim Suko Widodo, Jumat (10/8/2012).

Menurut Suko, berbeda dengan anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang bersifat ad hoc, enam orang anggota Bawaslu akan bersifat tetap alias permanent, dengan masa tugas selama lima tahun.

"Jadi kepengurusan Bawaslu ini sama dengan KPU yang juga lima tahun," jelasnya.

Selain periode kepengurusan yang berbeda, fit and proper test untuk menentukan siapa yang layak menjadi anggota Bawaslu Provinsi juga berbeda. Jika sebelumnya fit and proper test dilakukan oleh DPRD Jatim, pada seleksi kali dilakukan oleh tim dari lembaga independen.

Panitia Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Provinsi Jatim periode 2012-2017 terdiri dari lima orang.

Semuanya berasal dari kalangan akademisi, yakni Prof Hotman Siahaan dari Unair (Ketua), Suko Widodo dari Unari (Sekretaris), dengan anggota Ahmad Zainuri (Universitas Muhammadiyah  Sidoarjo), Siti Danilah Chandra (IAIN Sunan Ampel), dan Prof Muzakki (Universitas Brawijaya).

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.