Dibuka Menghijau, IHSG Diprediksi Menguat ke Level Psikologisnya

·Bacaan 1 menit

VIVA – Indeks harga saham gabungan atau IHSG menguat 38 poin atau 0,65 persen di level 6.035 pada pembukaan perdagangan Selasa 22 Juni 2021.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, memprediksi bahwa IHSG memiliki potensi untuk menguat dan kembali di level psikologisnya pada perdagangan hari ini.

"Setelah sebelumnya IHSG tersungkur di awal sesi perdagangan kemarin akibat aksi arus modal keluar investor asing, guna menyikapi langkah The Fed dalam prospek pengetatan kebijakan," kata Lanjar dalam riset hariannya, Selasa 22 Juni 2021.

Secara global, Bursa Eropa dibuka bervariasi naik mengiringi ekuitas berjangka Amerika Serikat (AS), yang berbalik menguat karena investor menemukan kepercayaannya. Hal itu menyusul volatilitas yang didorong oleh sikap hawkish yang mengejutkan dari The Federal Reserve.

Spekulasi bahwa pengetatan kebijakan The Fed yang lebih cepat dari perkiraan, akan menenggelamkan perdagangan reflasi telah memicu kehati-hatian di seluruh pasar.

Selanjutnya, investor akan menanti pidato Presiden ECB dan Ketua The Fed, yang akan bersaksi pada sidang Subkomite DPR tentang pinjaman darurat pandemi The Fed hingga program pembelian asetnya.

Secara teknikal, IHSG membentuk pola candlestick bullish counter attack dengan whipsaw moving average 20 dan 50 hari. Indikator stochastic bergerak terkonsolidasi, dengan MACD yang bergerak bearish.

"Sehingga IHSG berpotensi mencoba menguat dan kembali di level psikologis pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 5.978-6.031," ujarnya.

Selain itu, Lanjar juga memberikan sejumlah rekomendasi mengenai saham-saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini, diantaranya yakni ASII, BBNI, BBTN, CTRA, ICBP, JPFA, MAIN, MEDC, SMRA, UNVR, WIKA.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel