Diburu Satgas BLBI, Mampukah Nirwan dan Indra Bakrie Lunasi Utang Rp 22,7 Miliar?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Dua anggota Keluarga Bakrie, Nirwan Dermawan Bakrie dan Indra Usmansyah Bakrie tercatat sebagai salah satu obligor dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Keduanya dipanggil atas nama PT Usaha Mediatronika Nusantara dengan utang senilai Rp 22,7 miliar.

PT Usaha Mediatronika Nusantara pun telah memenuhi panggilan Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) pada Jumat, 17 September 2021.

Lantas, apakah dua anggota Keluarga Bakrie bisa melunasi utang Rp 22,7 miliar kepada negara?

Adapun Nirwan dan Indra merupakan saudara kandung Aburizal Bakrie. Ketiganya tergabung dalam Grup Bakrie, perusahaan keluarga yang didirikan oleh sang ayah Achmad Bakrie pada 1940.

Dengan gurita bisnis yang dimiliki, Majalah Forbes sempat menempatkan Keluarga Bakrie jadi konglomerat terkaya pada 2007. Kala itu, kekayaannya ditaksir mencapai USD 5,4 miliar, atau setara Rp 76,95 triliun (kurs Rp 14.250 per dolar AS).

Krisis ekonomi 2008 mulai mengguncang bisnis Grup Bakrie, hingga pada 2012 keluarga konglomerat tersebut terlempar dari daftar 40 orang terkaya Forbes.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Lengser dari Daftar Orang Terkaya

Nirwan Bakrie, Torabika Bhayangkara Cup 2016, Arema Cronous
Nirwan Bakrie, Torabika Bhayangkara Cup 2016, Arema Cronous

Sejumlah analis menilai, Bakrie harus lengser dari jajaran orang super tajir di Tanah Air akibat kesalahan dalam mengelola utang. Analis sekaligus pendiri Independent Research & Advisory Indonesia (IRAI) Lin Che Wei menghitung, total utang Bakrie dan perusahaan afiliasinya bahkan mencapai USD 7,84 miliar (setara Rp 111,7 triliun).

Salah satu tagihan utang Keluarga Bakrie yang hingga kini masih terus dibidik oleh negara terkait Lapindo. Grup Bakrie melalui anak usaha PT Lapindo Minarak Jaya memiliki total utang Rp 773,38 miliar.

Meski bertumpuk utang, Keluarga Bakrie kini masih mengendalikan sejumlah perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), salah satunya PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Perusahaan tersebut kini dipegang oleh generasi ketiga Keluarga Bakrie.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel