Dicap Pengkhianat, Jenderal Zakir Didepak dari Kursi Menhan Azerbaijan

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kabar mengejutkan datang dari Menteri Pertahanan Azerbaijan, Kolonel Jenderal Zakir Hasanov. Di tengah keberhasilan pasukan Angkatan Bersenjata Azerbaijan, Hasanov justru ditendang dari posisinya. Kabar beredar Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, mencopot Hasanov dari jabatannya karena dicap sebagai pengkhianat.

Menurut laporan yang dikutip dari Armen Press, Hasanov sudah resmi diberhentikan dari jabatannya. Perwira tinggi militer Azerbaijan berusia 61 tahun didepak dari kursi Menteri Pertahanan Azerbaijan, setelah identitasnya sebagai mata-mata Rusia terbongkar.

Hasanov diduga memiliki peran sebagai agen Direktorat Intelijen Utama Staf Panglima Angkatan Bersenjata Rusia (VSRF). Akan tetapi dalam situs Wikipedia, Hasanov dipecat lantaran dianggap gagal memimpin pasukan militer Azerbaijan sepanjang perang melawan armada tentara Armenia.

Meski demikian, baik Kementerian Pertahanan Azerbaijan dan Aliyev sekalipun, belum memberikan keterangan resmi terkait pemecatan Kolonel Jenderal Zakir Hasanov.

Hasanov kemungkinan tidak akan percaya dirinya telah dipecat. Pasalnya, Hasanov telah menduduki kursi Menteri Pertahanan Azerbaijn sejak 1993 lalu. Hasanov diangkat oleh langsung oleh Presiden Azerbaijan saat itu, Heydar Aliyev, yang merupakan ayah kandung dari Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev.

Hasanov jadi perwira tinggi militer Azerbaijan yang dicopot dari jabatannya, setelah Kolonel Jenderal Najmeddin Sadykov. Sadykov sebelumnya dipecat Aliyev dari posisinya sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Azerbaijan pada awal Oktober 2020, dengan dugaan yang sama.

Sadykov dan Hasanov diyakini memiliki hubungan yang sangat dekat dengan sejumlah perwira tinggi militer Rusia. Di sisi lain, Rusia merupakan sekutu terbesar musuh Azerbaijan dalam perang di Nagorno-Karabakh (Artsakh), Armenia.