Dicari-cari, Ternyata Pilot Rusia 80 Tahun Terbaring di Dasar Danau

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kementerian Pertahanan Rusia baru saja menyiarkan kabar tentang temuan bukti sejarah penting Perang Dunia II.

Bukti sejarah itu ditemukan di dasar sebuah danau di daerah aliran Sungai Zapadnaya Litsa, Rusia.

Dalam keterangan resminya dilansir VIVA Militer, Rabu 4 Agustus 2021, bukti sejarah perang Uni Soviet itu ditemukan di dasar danau pada kedalaman 15 meter.

Bukti sejarah itu berupa bangkai pesawat tempur milik militer Uni Soviet, I-153-M62. Bangkai pesawat ditemukan oleh prajurit Armada Utara dalam operasi pencarian.

Ketika ditemukan, pesawat sudah dalam kondisi hancur menjadi beberapa bagian. Yang menyedihkannya, di kokpit pesawat ditemukan jasad sang pilot, kondisinya sudah tinggal tengkorak saja.

"Pencarian dilakukan menggunakan kendaraan bawah air tak berawak otonom. Pesawat tempur dan pecahannya ditemukan di kedalaman 15 meter. Identitas pilot telah diidentifikasi dan akan segera dikonfirmasi," tulis Kemhan Rusia.

Selain itu, tim pencari juga menemukan radio, mesin, kokpit, radio, senjata mesin kaliber 7,62 ShKAS. Dan di jasad pilot ditemukan pistol TT.

Menurut Kemhan Rusia, tim akan berusaha mengangkat temuan berharga dari sejarah PD II tersebut. Hanya saja dibutuhkan waktu yang tak singkat.

Berdasarkan informasi sejarawan militer Rusia, pesawat tempur I-153 dengan nomor 7590 itu berasal dari Skuadron 2 Resimen Udara Campuran ke-72 dari Angkatan Udara Armada Utara.

Pesawat itu dilaporkan hilang dan tanpa jejak pada 25 Oktober 1941 atau sekitar 80 tahun lalu. Dan selama itu pencarian terus dilakukan. Dan tidak ada seorang pun yang tahu bahwa pilot itu terbaring bersama pesawatnya di dasar danau.

"Di tanah tempat pesawat itu ditemukan, sebuah panji dengan lambang Armada Utara dipasang sebagai tanda kehormatan kepada pilot yang membela Arktik," tulis Kemhan Rusia.

Baca: Otak Soak Bikin Gaduh, Helikopter TNI Dituduh Kibarkan Bendera Komunis

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel