Dicari, Pembunuh Berantai Anak Masten Wanjala Kabur dari Tahanan Polisi Kenya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria yang mengaku membunuh lebih dari 10 anak di Kenya telah berhasil melarikan diri dari salah satu kantor polisi di Nairobi.

Masten Wanjala, dijadwalkan untuk hadir di pengadilan pada hari Rabu atas pembunuhan sedikitnya 14 anak laki-laki di ibu kota, dan wilayah Kenya timur dan barat.

Polisi mengatakan, mereka baru menyadari bahwa Masten telah menghilang saat panggilan rutin pada pukul 07.00 di pagi hari.

Diketahui bahwa lelaki itu ditahan selama penyelidikan polisi atas serangkaian pembunuhan anak yang mengejutkan negara.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Memperluas Pencarian

(twitter.com/NationBreaking)
(twitter.com/NationBreaking)

Dilansir BBC.com, Kamis (14/10/2021), terdapat tiga polisi yang sedang bertugas pada saat Masten melarikan diri dari kantor polisi Jalan Jogoo, di daerah Eastlands Nairobi. Masten telah melarikan diri pada waktu yang tidak diketahui, antara Selasa malam atau Rabu pagi.

Menyusul perkembangan pelariannya dari tahanan, petugas polisi senior mengunjungi kantor tersebut dalam upaya untuk memahami apa yang terjadi. Wakil kepala polisi Nairobi, James Mugare memimpin operasi tersebut.

Pihak berwenang telah meluncurkan pemberitahuan serta perburuan untuk pria yang telah mereka gambarkan sebagai seseorang yang sangat berbahaya. Serta mereka memperluas pencarian ke Nairobi, Bungoma, Kiambu, dan Machakos.

Kaki tangan Masten telah diidentifikasi dan sedang dilacak.

Masten ditangkap pada bulan Juli dan mengaku telah membius serta membunuh anak laki-laki, serta meminum darah mereka dalam beberapa kasus.

Penulis : Azarine Natazia

Infografis Beragam Model Kejahatan Siber

Infografis Kejahatan Siber (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Kejahatan Siber (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel