Dicurangi Infinix, Xiaomi Tunggu Rekomendasi dari Tim Hukum

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bos Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, berkomentar atas promosi salah satu smartphone Infinix yang disandingkan dengan smartphone Xiaomi di media sosial.

Dalam komentar yang diunggah melalui akun Instagram, Country Director Xiaomi Indonesia ini mengatakan, promosi tersebut menyesatkan dan buruk.

Menurut Alvin, jika memang sang admin medsos Infinix merujuk Redmi 9T, spesifikasi yang dicantumkan salah, dalam hal ini layar Redmi 9T yang harusnya FHD+ ditulis lebih rendah, yakni HD+.

Alvin menyebut promosi Infinix curang dan menyesatkan, serta tidak ada tempat untuk marketing curang di industri smartphone Indonesia.

Menurutnya, Xiaomi Indonesia tidak bisa menoleransi kecurangan. Alvin menyebut, Xiaomi Indonesia berhak untuk mengadukan soal kecurangan promosi ini kepada Kementerian terkait.

Tunggu Rekomendasi Tim Ahli Hukum

Tampilan Xiaomi Mi 11 yang baru saja meluncur di Indonesia. (Foto: screenshot YouTube Xiaomi Indonesia)
Tampilan Xiaomi Mi 11 yang baru saja meluncur di Indonesia. (Foto: screenshot YouTube Xiaomi Indonesia)

Ditanya mengenai hal ini, Head of Public Relations Xiaomi Indonesia, Stephanie Sicilia mengatakan, pihaknya masih menunggu rekomendasi dari tim ahli hukum.

"Kami akan mengikuti rekomendasi dari tim ahli hukum kami terkait apakah kami akan menggunakan hak tersebut (melaporkan ke Kementerian terkait)," kata Stephanie, dalam pernyataan, Jumat (4/6/2021).

Namun menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana brand memberikan edukasi kepada publik mengenai bersaing secara sehat dengan menampilkan informasi yang jelas dan akurat dalam perbandingan dengan merek kompetitor.

Komentar Alvin Disembunyikan oleh Admin

Xiaomi Indonesia akan laporkan unggahan Infinix. (dok: Twitter @ffarliani)
Xiaomi Indonesia akan laporkan unggahan Infinix. (dok: Twitter @ffarliani)

Berdasarkan pantauan, komentar milik Alvin Tse tersebut tidak lagi terlihat di unggahan milik Infinix.

Sementara itu, di Twitter, pengguna dengan username @ffarliani sempat mengabadikan komentar milik Alvin Tse.

Menanggapi unggahan Twitter itu, Alvin menyebut komentarnya itu telah disembunyikan oleh admin.

“Admin menyembunyikan postingan saya karena saya mengatakan yang sebenarnya, sangat tidak jujur,” cuitnya.

(Tin/Ysl)