Didapuk Jadi Dubes Korea Selatan, Bos Sinarmas Pamit

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sinar Mas genap berusia 83 tahun pada Oktober ini. Bertepatan dengan itu, Managing Director Sinar Mas Group Gandi Sulistiyanto mengumumkan pengunduran dirinya dari Perseroan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Gandi Sulistiyanto sebagai Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan (Dubes Korea Selatan).

"Kebetulan Pemerintah mempercayai saya untuk jadi salah satu calon duta besar di Republik Korea. Saya sekaligus ingin berpamitan,” kata Gandi dalam Forum Dialog HUT 83 Sinar Mas: Economic Outlook 2022, Rabu (6/10/2021).

Gandi menuturkan, dirinya telah menjadi bagian dari keluarga besar Sinarmas sejak 1992, dan telah banyak mengalami suka dan duka. Mengingat waktu yang tidak sebentar, Gandi tentu banyak terlibat dalam berbagai kegiatan Perseroan.

“Banyak suka duka. Tapi lebih banyak sukanya saya bersama dengan keluarga besar Sinarmas yang jumlahnya sekitar 400 ribu orang,” kenangnya.

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Board Sinarmas yang berikan kepercayaan kepada saya selama 30 tahun berkarya di Sinar Mas,” imbuh Gandi.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Fit and Proper Test pada Juli 2021

Pada Juli 2021, Gandi mendapatkan panggilan untuk menjalani fit and proper test di DPR. Setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan, keputusan hasil uji tersebut baru diumumkan pada September. Penunjukkan menjadi duta besar kali ini juga bukan hal yang mudah. Sebab pandemi membuat keadaan serba tidak pasti.

Namun, Gandi mengaku tak akan mundur karena dalam tugasnya akan membawa misi KADIN sebagai organisasi tempatnya bernaung. Gandi tak sendiri. Selain dirinya, mantan Ketua Umum KADIN, Roslan Rosan Roeslani juga ditunjuk sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel