Didemo Warga, Perusahaan Tambang AMMAN Mengaku Taat Aturan

Merdeka.com - Merdeka.com - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) memastikan menerapkan prinsip dan kaidah penambangan yang baik dan bertanggung jawab. Bahkan dalam melakukan operasional, Amman telah menjalankan sesuai dengan aturan yang berlaku dan selalu dalam pengawasan pemerintah.

Sebelumnya, Masyarakat Anti Mafia Tambang Gelar Aksi Mengemis Massal di DPR. Aksi tersebut sebagai bentuk simbol perjuangan dalam menegakkan keadilan dan meminta anggota DPR segera mengambil langkah tegas untuk menyelamatkan kehidupan masyarakat Sumbawa Barat, NTB, dari permainan mafia tambang di PT Amman Mineral Nusa Tenggara.

"Kami selalu berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah mengenai aspek-aspek yang berkaitan dengan operasional dan ketaatan (compliance). Berbagai program yang kami lakukan terkait dengan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat juga telah melalui konsultasi publik, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah Provinsi NTB, pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Pemerintah Desa Lingkar Tambang, dan juga tokoh-tokoh masyarakat lingkar tambang, termasuk berbagai LSM yang mewakili aspirasi masyarakat sekitar," kata Manager External Communications PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), Ananta Wisesa dalam keterangannya, Rabu (9/11).

Sementara terkait program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat atau Corporate Social Responsibility, dia mengungkapkan, pihaknya fokus pada tiga pillar. Antara lain pengembangan sumber daya manusia, pariwisata berkelanjutan, dan penguatan ekonomi. Dimana keseluruhan ini dipersiapkan untuk rencana jangka panjang.

“Dalam hal pengembangan sumber daya manusia, AMMAN memiliki program beasiswa pendidikan vokasi untuk coding dan programming dalam mempersiapkan generasi muda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk terbuka terhadap trend digital yang sedang berlangsung saat ini,” jelasnya.

Kemudian dalam pariwisata berkelanjutan, Ananta menerangkan, AMMAN memiliki program beasiswa hospitality (keramahtamahan) yang diperuntukkan demi mempersiapkan generasi muda Kabupaten Sumbawa Barat terhadap potensi pariwisata di wilayah KSB. Tentunya dengan memperhatikan banyaknya permintaan tenaga kerja untuk hotel, resort maupun restaurant di wilayah KSB.

“Sementara dalam hal penguatan ekonomi, baru-baru saja AMMAN meluncurkan program inkubasi bisnis bagi UMKM di wilayah KSB, dimana dalam proses pelatihan tersebut para partisipan atau peserta pelatihan akan mempelajari berbagai materi terkait bagaimana mengelola bisnis UMKM yang dimilikinya serta untuk jangka panjang tentunya agar bisnis UMKM yang dimiliki dapat naik kelas ke jenjang berikutnya,” ujarnya.

“Materi yang diajarkan antara lain pengelolaan bisnis yang akan didapatkan peserta, antara lain perencanaan usaha, pengelolaan keuangan, cara membangun branding, pemasaran produk, hingga dampak bisnis terhadap lingkungan dan masyarakat,” tutup Ananta. [fik]