Didepak PSG, Thomas Tuchel Merasa Tak Dihargai

Zulfikar Husein
·Bacaan 1 menit

VIVAThomas Tuchel dilaporkan telah didepak dari jabatannya sebagai pelatih Paris Saint-Germain (PSG). Padahal, Tuchel baru saja mengantarkan PSG menang 4-0 atas Strasbourg dalam lanjutan Ligue 1.

Namun, pemecatan itu diduga berkaitan dengan pernyataan Tuchel pada akhir pekan lalu. Pelatih asal Jerman itu mengaku tak mendapat pujian yang layak ketika berhasil membawa PSG ke final Liga Champions 2019/2020.

"Kami tinggal memenangkan satu pertandingan lagi untuk menjadi juara Liga Champions. Tetapi, saya tidak pernah mendapat pujian yang layak. Itu membuat Anda sedih dan kesal," kata Tuchel, seperti dikutip Marca.

Lebih lanjut, Tuchel mengatakan, membawa PSG meraih titel liga bagi PSG bukan merupaka sebuah pencapaian tinggi. Ia pun lantas membandingkan PSG dengan Bayern Munich saat berhasil memangkan Bundesliga.

Memang, Tuchel memiliki tantangan berat di PSG karena membesut tim yang diisi dengan banyak pemain bintang. Bukan cuma itu, Tuchel juga harus membuat para pemain bintang tersebut merasa lebih bahagia.

Bahkan, Tuchel dengan lantang berani menyindir sikap petinggi PSG yang sangat mudah mendepak pemain bagus. Padahal, pemain tersebut telah berkontribusi besar terhadap penampilan Les Parisiens.

Tuchel juga menepis pendapat banyak pihak yang mengatakan bahwa PSG bisa menang hanya karena Angel Di Maria, Kylian Mbappe atau Neymar. "Tapi orang-orang ini tidak menghargai disiplin atau intensitas pemain kami," ujarnya.