Diduga Aniaya ART, Bams dan Desiree Tarigan Dipanggil Polisi

Adinda Permatasari, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 1 menit

VIVA – Mantan vokalis band Samsons, Bambang Reguna Bukit alias Bams dan ibunya, Desiree Tarigan akan dimintai keterangannya oleh polisi.

Hal ini terkait laporan dugaan penyekapan terhadap asisten rumah tangga (ART) berinisial Irni. Bams dan ibunya itu akan diperiksa selaku saksi terlapor.

Simak informasi selengkapnya di halaman selanjutnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan Bams dan ibunya akan dimintai keterangan dalam kapasitasnya selaku terlapor. Namun, untuk sampai ke sana, polisi masih menindaklanjuti laporan yang dibuat oleh Irni

"Rencana ke depan nanti kalau sudah terkumpul semuanya baru akan kami klarifikasi kepada para terlapor. Masih kami jadwalkan karena ini masih dalam tahap penyelidikan. Terlapornya nanti kita panggil," ucap dia di Markas Polda Metro Jaya, Kamis 15 April 2021.

Penyidik sendiri sudah memeriksa pelapor yang tidak lain adalah Irni terkait laporan yang dibuatnya. Pelapor pun menyerahkan barang bukti dugaan penganiayaan yang menimpanya. Hari ini penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Tapi, dia tidak merinci identitas saksi yang diperiksa.

"Ada dua orang saksi yang melihat yang rencananya akan kita klarifikasi hari ini dengan membawa bukti kepada penyidik," katanya.

Hotman Paris selaku kuasa hukum Desiree Tarigan membantah kliennya telah melakukan tindakan kekerasan atau menganiaya Asisten Rumah Tangga. Bantahan Hotman muncul karena salah satu orang bernama Irni muncul. Ia mengaku sebagai mantan ART Desiree Tarigan.

Irni melaporkan Desiree ke Komnas Perempuan karena merasa terancam. Dalam kesempatan itu, Irni juga mengaku pernah dianiaya dan disekap pada 24 sampai 25 Maret 2021. Irni mengaku, diperlakukan seperti itu karena dicurigai Desiree sebagai mata-mata dari HIotma Sitompul.